Arsip Bulanan: Januari 2008

Jakarta, I’m Coming!


Besok hari Senin (28/01/2008) sampai dengan hari Rabu (30/01/2008) saya akan berada di Jakarta untuk menghadiri rapat DBE2 USAID di Jakarta. Rapat ini sekaligus merupakan ajang untuk me-launching blog komunitas APAKABARPSBG, yang dijadikan sebagai media sharing informasi antar PSBG (Pusat Sumber Belajar Gugus). Tunggu kabar saya di Jakarta!

Press Release Intel Teach Training, Radar Kudus Jawa Pos


Karena kesibukan pelaksanaan workshop, saya belum sempat menulis panjang lebar laporan pelaksanaannya. Kebetulan beberapa hari yang lalu sebuah harian lokal Jawa Pos dalam rubrik liputan Radar Kudus meliput kegiatan ini di lapangan. Untuk sementara baca dahulu press release ini sembari menunggu berita selengkapnya kami terbitkan dalam blog ini. Klik pada gambar di bawah untuk memperbesar gambar hasil scan koran Jawa Pos.

Press Release Intel Teach ICT Training

Menikmati Teh Rosela


Pas belanja oleh-oleh di Toko Menara, Kudus, di sudut rak-rak makanan terdapat banyak bungkusan plastik yang berisi seperti bunga kering. Karena penasaran, saya bertanya ke penjaga toko tentang isi bungkusan ini. Penjaga toko menjawab bahwa isi dari bungkusan itu adalah bunga rosela yang dikeringkan. Cara penyajian bunga kering ini adalah diseduh dalam air panas seperti membuat teh. Kata penjualnya teh rosela ini punya khasiat mampu menyembuhkan penyakit-penyakit seperti darah tinggi, kolestrol dan asam urat. Caranya seduh 5 bunga rosela kering bersama 1 (satu) gelas air panas sampai air tersebut berwarna merah, campurkan gula untuk memberi rasa manis. Teh rosela ini rasanya agak masam namun tidak pahit. Namun untuk menggunakannya sebagai obat diet, teh rosela jangan disajikan bersama gula.

Teh Rosela 

Satu bungkus teh rosela di Kudus berharga Rp. 3.500. Karena murah, akhirnya saya beli 3 (tiga) bungkus untuk konsumsi di rumah, kebetulan mertua saya punya penyakit asam urat jadi semoga saja teh ini mampu menghilangkan penyakit tersebut. Saya sendiri telah mencobanya di kamar hotel dan mak nyoss!!! rasakan sendiri khasiatnya!

Konferensi Lobi Hotel Tentang Peningkatan Kualitas Pendidikan Menggunakan ICT


Kemarin (22/01/2008) kita kedatangan 2 (dua) orang tamu dari Pustekkom (Pusat Teknologi Komunikasi dan Informasi Pendidikan) Depdiknas. Mereka adalah Pak Aris dan Pak Kenthut yang sengaja datang ke Kudus untuk melihat pelaksanaan Intel Teach Training sekaligus menjajaki beberapa kerjasama dengan kami. Setelah makan malam di rumah makan garang asem (khas kudus) maka kami memutuskan untuk ngobrol-ngobrol dulu di lobi Hotel Gripta, Kudus.

 Konferensi Lobi Hotel
Keterangan Gambar (dari kiri ke kanan) : Mas Brimy Laksmana, Pak Kenthut dan Pak Aris.

Ada empat orang di lobi hotel yaitu saya, Mas Brimy Laksmana (Manajer Pendidikan Intel Indonesia), Pak Aristo Rahadi dan Pak Kenthut (Pustekkom). Tema ngobrol-ngobrol tersebut seputar pencarian bentuk workshop ICT yang paling sesuai untuk peningkatan profesionalitas guru untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar, Televisi Edukasi (TVE), e-Learning, jardiknas (jejaring pendidikan nasional) dan Inherent (Indonesian Higher Educational Network).

Di dalam konferensi lobi hotel tersebut kami juga saling memamerkan blog yang dimiliki. Kebetulan Hotel Gripta menyediakan hotspot (koneksi Internet menggunakan wi-fi) gratis, jadi tiap malam kita bisa online di lobi hotel. Tak terasa jam dinding menunjuk pukul 23.30 malam, karena besok masih ada workshop, maka kita putuskan untuk kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat. Bagi saya berdiskusi seperti ini merupakan pengalaman berharga dimana saya dapat menimba informasi dari ketiga orang tentang kondisi penerapan ICT di pendidikan di Indonesia, dan bersama-sama merumuskan kerjasama berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di negeri tercinta ini.

Apatis dengan Teknologi 3G


Kebetulan saya dapat mainan baru lagi, sebuah handphone Nokia N70 series yang punya kemampuan 3G. Sengaja saya beli handphone ini karena ingin mengeksplorasi lebih jauh tentang teknologi ini, khususnya dalam pemanfaatan untuk menunjang proses pendidikan dan pembelajaran. Teknologi 3G saat ini masih banyak digunakan hanya sebagai penyedia akses internet dan data saja. Namun saya begitu apatis dengan teknologi ini setelah melihat sendiri bagaimana kinerja teknologi ini. Bagaimana tidak, ketika membawa handphone ini keliling kota, saya hanya melihat adanya sinyal 3G di jalan-jalan protokol kota ini belum sampai ke pelosok-pelosok kota Semarang. Hal ini berbanding terbalik dengan sinyal CDMA yang biasa saya gunakan untuk berkoneksi internet.

N70

Saya juga mencoba layanan video streaming yang disajikan oleh layanan 3G Telkomsel, hasilnya ternyata kurang memuaskan, masih banyak terjadi delay, dan kualitas gambarnya tidak begitu bagus (yah, tergantung sinyal juga sih…). Pada intinya saya masih belum dapat berharap banyak kepada teknologi ini, mungkin sejalan dengan waktu teknologi ini akan terus mengembangkan dirinya sejalan dengan pertumbuhan konten yang lewat didalamnya… Semoga!

Sensasi Kerak Telor di Simpang Lima


Angkring Kerak Telor 

Pernah dengar Kerak Telor? Yah itulah salah satu makanan khas kota Betawi alias Jakarta. Saya sendiri belum pernah merasakan enaknya makanan khas Jakarta ini. Nah, pas jalan-jalan ke Simpang Lima di kota saya tercinta Semarang, mata saya tertuju pada dua angkring pedagang Kerak Telor yang mangkal di depan E-Plaza. Setelah mengitari Simpang Lima satu kali putaran :), kami sekeluarga berkeinginan untuk mencoba hidangan khas tersebut.

Baca lebih lanjut

Harus Jago untuk Bisa Gunakan Handphone Ini


Hape Babe

Pengalaman menarik saya dapatkan minggu lalu ketika ayah mertua saya meminta saya untuk membuka SMS yang diterima di handphone beliau. Karena sedang konsen menyetir mobil, beliau menyerahkan handphone nya kepada saya yang kebetulan berada tepat disampingnya untuk membacakan pesan yang ada pada SMS tersebut. Saya terperanjat ketika melihat keypad handphone beliau tidak ada hurufnya! Ha..ha..ha… 🙂 Berikutnya saya sangat kebingungan ketika beliau meminta saya untuk membalas SMS tersebut. Terang aja saya bingung karena ngga begitu hapal dengan keypad handphone tersebut. Akhirnya dengan penuh daya upaya bisa juga membuat balasan pesan…. Puihhh.. Gila man! Berarti ayah mertua saya hapal banget yaaa? Bagaimana dengan Anda?