Tag Archives: Pemanfaatan ICT dalam Pembelajaran

Apa Perbedaan Utama PjBL dengan Model Pembelajaran Lainnya?


Siswa tengah melakukan penyelidikan terhadap masalah yang ada di sekitar lingkungan sekolah mereka

Siswa tengah melakukan penyelidikan terhadap masalah yang ada di sekitar lingkungan sekolah mereka

Ada sebuah pertanyaan yang sering sekali dilontarkan oleh peserta pelatihan IntelTeach Essentials Course (Project Based Learning), yaitu “Apakah perbedaan utama dari Project Based Learning (PjBL) dibandingkan dengan Problem Based Learning (PBL) atau model-model pembelajaran lainnya?”.

Sebenarnya saya pernah menulis tentang perbedaan ini, khususnya mengenai perbedaan Project Based Learning dan Problem Based Learning disini, namun ada baiknya juga saya memberikan penjelasan yang lain, agar pembaca mendapatkan gambaran yang semakin jelas.

Baca lebih lanjut

Kelase.Com, Free Private Social Network and Online Classroom for Your Educational Institution


Kelase-Screenshot-1

Internet users must be familiar with social networking services like Facebook which is so famous. Within Facebook, you can connect with friends, familiy and unknown people from all over the world. Kelase (from Javanese, which means “class”) has the primary function similar to Facebook, which is equally as social networking. The difference is, Kelase reserved for educational institutions, meaning that Kelase can only be accessed by members of the educational institutions itself (educators / teachers, parents and students). Services like this are usually called as a private social network (private social network).

With Kelase, your educational institution (schools, colleges, and non-formal education institutions) can have its own Facebook. School members can easily communicate using a computer/laptop, smartphone or tablet because Kelase specifically designed for mobile use. Kelase very safe for the children because it is private, where they will only communicate with members of the school, not with strangers as is commonly done with common and open social networking services.

Baca lebih lanjut

40 Keterampilan Teknologi yang Wajib Dikuasai Pendidik (Update)


Laura Turner, seorang praktisi teknologi pendidikan mencatat berbagai keterampilan teknologi yang harus dikuasai oleh pendidik pada era sekarang. Pada tahun 2005 beliau merilis sebuah tulisan 20 keterampilan teknologi dasar yang harus dikuasai pendidik dalam The Journal, kemudian di tahun 2010 beliau menulis kembali 20 keterampilan teknologi bagi pendidik di Guide2DigitalLearning sebagai lanjutan dari tulisan sebelumnya. Sayapun telah menambahkan beberapa keterampilan sebagai update atas daftar yang telah dikumpulkan sebelumnya. Berikut adalah keterampilan-keterampilan tersebut.

(Update Terakhir : 08/01/2012)

Baca lebih lanjut

Buku PAKEMATIK Akhirnya Terbit Juga!


Cover Depan Buku PAKEMATIK

Setelah mencurahkan pikiran dan tenaga selama lebih dari setahun untuk menulis dan mendokumentasikan semua ide, akhirnya buku PAKEMATIK, Strategi Pembelajaran Inovatif Berbasis TIK terbit juga di pasaran. Buku yang saya tulis bersama Bapak Sunarto, S.Pd, M.Pd, yang diterbitkan oleh PT. Elex Media Komputindo ini memang secara khusus membahas tentang bagaimana Teknologi Informasi dan Komunikasi dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses Pembelajaran Aktif (Active Learning) di dalam kelas.

Buku ini sebenarnya merupakan rangkuman tentang apa yang saya kerjakan selama kurun waktu beberapa tahun ini bersama proyek pendidikan dasar terdesentralisasi yang didanai oleh USAID. Terdapat beberapa hal menarik yang menarik untuk ditulis, diperkaya dan disebarluaskan, sehingga para Guru mendapatkan sebuah pandangan yang utuh mengenai pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam mendukung terciptanya pembelajaran aktif.

Buku ini juga menjawab tantangan yang telah disebutkan dalam Permendiknas Nomor 78 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Sekolah Bertaraf Internasional pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah di dalam Bab II. Standar Penyelenggaraan, Bagian Ketiga mengenai Standar Penyelenggaraan, dalam Pasal 5 Ayat 2 menyebutkan bahwa “Proses pembelajaran sebagaimana dimaksud ayat (1) menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi, aktif, kreatif, efektif, menyenangkan dan kontekstual. Dimana lewat buku ini para Guru dapat memperoleh wawasan mengenai implementasi dari Permendiknas tersebut. Baca lebih lanjut

Pelatihan PAKEMATIK dan Pengembangan Bahan Ajar Multimedia untuk Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Semarang Selatan


Pelatihan PAKEMATIK untuk Guru Sekolah di Kecamatan Semarang Selatan

Setelah mencicipi memberikan pelatihan di beberapa propinsi dan kabupaten, maka kali ini saya berkesempatan untuk memberikan pelatihan PAKEMATIK (Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif dan Menyenangkan Memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi) untuk para guru Sekolah Dasar di sekitar tempat tinggal saya, yaitu di wilayah Kecamatan Semarang Selatan.

Acara pelatihan sehari (13 November 2010) yang dikoordinir oleh para guru di lingkungan UPTD Kecamatan Semarang Selatan ini bertempat di Aula SDIT Al-Firdaus Semarang, di Jl. Pleburan Barat No.9 Semarang. Dengan materi Permainan Interaktif di Kelas dan Pengembangan Bahan Ajar Multimedia dengan Microsoft PowerPoint, acara yang diikuti oleh sekitar 70 an peserta ini berjalan sangat lancar. Baca lebih lanjut

E-Book Gratis : Panduan Guru Membuat Video Pembelajaran, Camera Mata Produksi


cover-camcorder

Cover E-Book

Beberapa tahun belakangan ini Camcorder atau kamera video yang dilengkapi recorder (perekam) semakin memasyarakat. Saat ini sudah bukan sesuatu yang luar biasa menyaksikan seseorang menenteng-nenteng camcorder untuk mengabadikan suatu peristiwa. Yang tak kalah menariknya adalah harga dari perangkat tersebut saat ini cukup terjangkau. Anda tak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk bisa memiliki sebuah camcorder analog ataupun digital dengan fitur yang cukup lengkap. Barangkali hal inilah yang membuat camcorder begitu memasyarakat.

Tidak sekedar untuk fungsi dokumentasi untuk keperluan khusus, misalnya untuk pembuatan video pembelajaran dapat juga dilakukan hanya dengan camcorder. Guru-pun dapat mengembangkan video pembelajaran sebagai bahan ajar, agar dapat digunakan oleh para siswa belajar mandiri di rumah. Atau membuat sebuah konten video sebagai bahan diskusi yang dapat diputar ketika aktivitas pembelajaran berlangsung di kelas.

Namun sangat disayangkan memasyarakatnya camcorder tidak dibarengi dengan penyebaran pengetahuan yang memadai mengenai cara-cara pendayagunaannya. Akibatnya banyak sekali rekaman video yang terlihat hanya sebagai kumpulan rekaman yang asal-asalan dan kurang menarik untuk ditonton.

Baca lebih lanjut

Seminar Pemanfaatan ICT untuk Pembelajaran di Kabupaten Purworejo


Sebagai pembicara dalam seminar pemanfaatan ICT untuk pembelajaran

Sebagai pembicara dalam seminar pemanfaatan ICT untuk pembelajaran

Pada tanggal 25 Januari 2009 kemarin, saya sengaja diundang oleh Yayasan Dayang Sumbi untuk menjadi pemateri dalam Seminar Nasional Pemanfaatan ICT untuk Pembelajaran.  Seminar yang dihadiri oleh kurang lebih 900 (sembilan ratus) peserta yang terdiri dari guru Sekolah Dasar (SD),  Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) serta mahasiswa ilmu keguruan dan masyarakat umum ini memang sangat menarik minat dari masyarakat Kabupaten Purworejo untuk mengikutinya, mungkin karena tema unik yang kami bawa yaitu “Pengelolaan Kelas dengan Jumlah Komputer Terbatas”.

Baca lebih lanjut