Arsip Kategori: GNU/Linux

Mendaftarkan Banyak Pengguna Kedalam Moodle


Beberapa hari yang lalu, ada seorang teman yang bertanya. Bagaimana sih caranya mendaftarkan banyak pengguna kedalam moodle? Soalnya kalau harus satu persatu repot sekali karena ada 3 (tiga) kelas yang harus saya daftarkan dalam satu kelas. Nah, untuk menjawab pertanyaan teman saya itu, saya membuat tutorialnya dalam bentuk PowerPoint, yang telah saya upload di SlideShare. Jika Anda mengalami permasalahan yang sama, silahkan simak tutorial ini. Semoga bermanfaat!.

Pembelajaran Teknologi untuk Orang Dewasa (Andragogi VS Pedagogi)


Andragogi untuk mengajarkan teknologi pada orang dewasa

Salam perubahan! Dear pembaca blog Indiebrainer tercinta, hadirnya artikel ini dilatar belakangi karena ternyata masih banyak dari kita yang belum mampu untuk membedakan tentang bagaimana pola pengajaran bagi anak-anak dan bagi orang dewasa. Masih banyak dari kita yang mengajarkan materi pelajaran khususnya tentang keterampilan teknologi kepada orang dewasa (siswa SMA, mahasiswa maupun guru/dosen) dengan cara seperti halnya mengajar anak-anak, tidak seperti mengajar orang dewasa.

Apa yang membedakan antara pedagogi dengan andragogi? Kenapa sebaiknya paradigma pendidikan harus berubah dari pedagogi ke andragogi? Mahasiswa sering menanyakan hal ini, dan penting sekali basic pemahaman tentang hal ini diberikan kepada mereka. Mari kita lihat perbedaan mendasar dari kedua paradigma pendidikan tersebut, serta bagaimana penerapannya ketika kita melatihkan teknologi di dalam kelas.

Baca lebih lanjut

Telah Terbit CD Kompilasi Software Pendidikan : TEACHNOLOGY Vol.1, Gratis Ongkos Kirim ke Seluruh Indonesia!!!


teachnology-1Untuk memudahkan para pendidik/guru/instruktur/dosen mengaplikasikan dan memanfaatkan Teknologi Informasi dalam mendukung kegiatan pembelajaran khususnya memanfaatkan aplikasi gratis baik yang sifatnya Freeware maupun Opensource “Tanpa Harus Repot Mendownload“, The Indiebrainer menerbitkan CD (Compact Disc) yang berisi kumpulan/kompilasi freeware (software gratis) berukuran 700 MB untuk mendukung kegiatan pembelajaran di dalam kelas. CD Kompilasi Freeware ini kami beri nama TEACHNOLOGY Vol.1. CD volume pertama ini berisi berbagai aplikasi gratis siap pakai berupa aplikasi perkantoran, astronomi (perbintangan), digital story telling, kamus/dictionary, aplikasi komunikasi dan kolaborasi, matematika, pemodelan/modelling, pengolah audio, pengolah video, game interaktif, geografi, pemetaan konsep/concept mapping, simulasi dan laboratorium virtual. Dapatkan berbagai bonus konten berupa E-Book dan Permainan Interaktif PowerPoint yang dapat Anda manfaatkan untuk mengaktifkan kelas Anda hanya dengan memanfaatkan penggunaan satu komputer di dalam kelas. Pesan sekarang juga!!!

Baca lebih lanjut

Buka Bersama Warga Dakwah Open Source


Pak Taufik Memotivasi Warga Dakwah Open SourceBeberapa waktu yang lalu tepatnya pada hari Selasa, 16 September 2008 seluruh warga Dakwah Open Source (DOS) Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang menyelenggarakan acara buka bersama. Acara bertempat di E-Plasa, Simpang Lima ini dihadiri oleh 20an anggota DOS dari jurusan Teknik Informatika UNISSULA. Inilah momen yang ditunggu-tunggu selama ini, karena komunitas ini belum sempat melaksanakan pertemuan selama beberapa bulan.

Namun demikian, meski jarang bertemu, para anggotanya masih aktif dalam berkomunitas dan berkarya, terbukti dari salah satu proposal anggotanya lolos dalam PKM Kewirausahaan. Selain itu dalam ajang AKOSS (Ajang Kreasi Open Source Software) di ajang PIMNAS kemarin, distro SULAX (Sultan Agung Linux) yang dibuat komunitas ini berhasil menyabet juara 2 (dua) di kategori distro.

Suasana Keakraban Warga DOS

Selain saya, hadir pula dalam acara buka bersama tersebut Pak Taufik dan Pak Hud Munawar yang beperan sebagai pembina di komunitas ini. Satu persatu kami memberikan motivasi ke mahasiswa untuk selalu belajar dan berbagi ilmu kepada orang lain. Kami berharap bahwa komunitas ini mampu menjadi wadah bagi mereka untuk membekali diri dalam dunia kerja, selain itu kami juga berpesan bahwa wadah ini juga merupakan ladang anda untuk berbagi ilmu dengan yang lain. Dalam diskusi yang ada, kami berencana untuk aktif kembali dan menyelenggarakan pelatihan dalam waktu dekat. Terima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa yang telah bersusah payah mempersiapkan acara ini. Semangat!!!!

Asus EeePC Mengiringi Langkahku Kini


 Eee2
Asus EeePC bersanding bersama Compaq Presario V3000

Malam tadi (11/02/2008) saat saya berkunjung ke BK Komputer (Jl. Satrio Wibowo, Tlogosari, Semarang), saya melihat ada Asus EeePC yang dipajang di depan toko mereka. Kebetulan saat itu saya kesana bertujuan untuk mengklarifikasi tentang Laptop Axioo saya yang hilang saat direparasi di Axioo Service Center, Surabaya. Ceritanya akibat ada sweeping di sana atau karena kelalaian salah seorang staff, notebook Axioo saya yang rusak akibat motherboard terbakar itu hilang entah dimana. Tanpa panjang lebar saya minta ganti saja dengan Asus EeePC seharga 4 juta rupiah, meskipun saya harus nambah biaya sekitar 2 jutaan (ngga pa pa lah.. yang penting dapat barang impian).

Eee1
EeePC barusan dilepas dari kardusnya

Langsung saja EeePC ini saya bawa pulang. Tipe EeePC berwarna hitam ini adalah Surf 4G, dengan spesifikasi sebagai berikut :

* CPU: Intel Celeron ULV 900MHz
* Memory: 512MB DDR2
* Chipset: intel
* Wireless: Wifi chipset intel 802.11bg
* Storage: 4GB SSD (Solid State storage Device)
* LAN: 10/100 Mbps
* Audio: Intel Hi-def audio, stereo speaker, Microphone
* Battery: 4 cell, 5200mAh, 2.5 jam
* Screen: LCD 7″
* Weight 0.92kg
* Operating system : Xandros Linux

Lumayan lah… dapat gadget baru yang begitu ringkas dan ringan untuk dibawa presentasi kemana-mana. Untungnya dalam EeePC ini terdapat port VGA out sehingga mampu untuk dicolokkan ke LCD Proyektor ketika presentasi. Saya masih akan terus mengeksplorasi gadget ini…. Terima kasih Mas Kadar (pemilik BK Komputer, meski agak mahal, but it’s ok! yang penting dapat barang impian) Tunggu kabar selanjutnya!

Berbagai Pilihan Notebook/Laptop Murah untuk Pendidikan


Classmate 

Saya selalu ingin mengumpulkan informasi dengan tag “keterbatasan” dan “murah”, ya karena kondisi inilah yang berlaku dan cocok di negara ini. Pendidikan di Indonesia membutuhkan sesuatu yang murah agar penerapan ICT (Information dan Communication Technology) dalam pembelajaran dapat terlaksana, bukan sesuatu yang mahal, sulit digunakan, eksklusif dan mentereng :). Kali ini giliran saya untuk mengumpulkan informasi mengenai notebook/laptop murah. Penggunaan laptop baru berharga murah, yang notobene menggunakan daya rendah dalam konsumsi listriknya diramalkan akan menggeser penggunakan PC (Personal Computer) rakitan atau PC bekas yang menggunakan daya listrik tinggi.

Konsumsi listrik memang menjadi isu sentral, karena berpengaruh pada biaya operasional pendidikan/sekolah. Bayangkan saja untuk membuat sebuah laboratorium komputer dengan sepuluh buah PC didalamnya akan membutuhkan daya lebih dari 2000 watt, bisa dibayangkan berapa jumlah tagihan listrik sekolah yang harus dibayar tiap bulannya?. Padahal dengan menggunakan laptop/notebook konsumsi daya yang dibutuhkan per unitnya adalah 70 watt, kalau dikali 10 maka total konsumsi sekitar 700 watt, plus kalau di dalam lab memakai LCD proyektor yang 250 watt maka keseluruhan konsumsi listrik yang dibutuhkan hanyalah 950 watt, sangat jauh bukan?.

Untuk itu kami menyajikan beberapa pilihan tipe notebook/laptop murah untuk Anda pembaca setia The Indiebrainer :). Kategori laptop/notebook murah yang dimaksud adalah berharga kurang dari 5 juta rupiah. Diantaranya adalah : Zyrex Anoa, Zyrex Ubud, Asus EeePC, dan Byon M3311 G/C-W.

Baca lebih lanjut

Otomatisasi Perpustakaan Menggunakan Software Opensource


Saat ini setiap perpustakaan memerlukan sistem informasi yang terkomputerisasi untuk menunjang pelayanannya kepada pengguna perpustakaan. Banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan mengaplikasikan sistem otomasi perpustakaan. Namun bagi beberapa perpustakaan yang mempunyai dana terbatas, perpustakaan sekolah dan taman bacaan misalnya, computerized systems adalah hal yang tidak mudah untuk diaplikasikan. Beberapa berpendapat sistem manual adalah pilihan terbaik bagi mereka.

Bagi Anda para pustakawan dengan dana terbatas, namun berkeinginan untuk melakukan otomatisasi perpustakaan, Anda dapat menggunakan solusi aplikasi opensource yang gratis namun memiliki fungsionalitas yang tak kalah dengan aplikasi perpustakaan berbayar. Para software creator di Indonesia ternyata telah banyak yang memproduksi aplikasi otomatisasi perpustakaan ini, misalnya Athenaeum Light (selanjutnya disingkat AT), IGLOO dan yang terbaru adalah SENAYAN.

Athenaeum Light, sebuah aplikasi perpustakaan yang dikembangkan oleh Didik Witono ini menyediakan semua kebutuhan dasar sebuah sistem dalam sebuah perpustakaan. Misalnya fasilitas peminjaman dan pengembalian, sistem pencetak barcode, katalog untuk pengguna, dan yang paling essensial di Athenaeum Light ada tersedianya fasilitas untuk membantu pustakawan melakukan stock opname.

Igloo adalah aplikasi berbasis web untuk meng-online-kan Database ISIS (CDS/ISIS dan WinISIS) ke media web. Igloo dibuat menggunakan PHP Scripting language ( http://www.php.net) dan PHP-OpenISIS sebagai backend untuk membaca database natif ISIS. PHP-OpenISIS merupakan port OpenISIS ke PHP dalam bentuk extension. OpenISIS itu sendiri merupakan command-line tool untuk membaca database natif ISIS. Untuk mengetahui lebih banyak tentang OpenISIS, silahkan kunjungi situsnya di http://www.openisis.org

Senayan merupakan open source Library Management System. Dikembangkan menggunakan teknologi open source seperti PHP dan MySQL. Senayan menyediakan banyak fitur seperti Bibliography database, Circulation, Membership dan masih banyak lagi, yang akan menolong fungsi otomastisai perpustakaan. Proyek ini disponsori oleh Pusat Informasi dan Humas Depdiknas dan berlisensi GPL v3.

Silahkan kunjungi website masing-masing aplikasi diatas untuk mendapatkan installer dan informasi lebih seputar aplikasi tersebut. Semoga bermanfaat! [The Indiebrainer]