Arsip Bulanan: Desember 2007

Refleksi Akhir Tahun The Indiebrainer


Esok hari kita telah menatap hari pertama di tahun 2008, tepat dua tahun The Indiebrainer menapaki dunia maya. Tak terasa selama dua tahun ini banyak hal yang telah ditulis dalam blog ini. Dalam beberapa tahun ini saya dipaksa berpacu oleh blog ini utamanya untuk menghasilkan cerita-cerita dan informasi untuk ditulis dalam blog, untuk disampaikan ke rekan-rekan pemerhati pendidikan di Indonesia khususnya. Di tahun 2007 belum ada buku baru yang terbit ūüė¶ karena kesibukan yang bejibun, hanya blog inilah tempat saya menulis. Belum ada penelitian baru lagi yang saya hasilkan di tahun ini pula. Hanya beberapa proyek multimedia yang saya kejar di tahun ini :)) (mungkin sebagai konsekuensi saya sebagai Technopreneur). Beberapa blog yang kami buat, yang akhirnya cuman datang dan pergi. Banyak workshop yang mengharuskan saya berkeliling kota (untung masih di sekitaran pulau Jawa). Memang di tahun kemarin saya sangat bersemangat untuk mengerjakan semua hal baru, namun di akhir 2007 ini, akhirnya semuanya mengerucut, saya harus memfokuskan diri pada sedikit kegiatan saja. Saya sadar dengan banyak kegiatan maka hasil yang dicapai tidak akan maksimal.

Di tahun 2008 nanti saya akan memfokuskan diri pada¬†2 (dua) kegiatan saja yaitu fokus Mengajar di Kelas¬†dan¬†bekerja untuk USAID Mendampingi Guru dan Sekolah di Jawa Tengah dalam Penerapan ICT. Kebetulan bisnis sambilan saya (Indiebrainer Studio) sekarang sudah secara penuh mampu dijalankan oleh isteri bersama adik sepupu saya, sehingga saya tidak perlu lagi menghandle semuanya. Untuk menjadi pemateri workshop multimedia kayaknya saya belum bisa berfikir untuk menerima tawaran tersebut karena jam luang saya hanya di hari Sabtu dan Minggu, kalau dua hari tersebut saya alokasikan untuk menerima tawaran tersebut, maka kapan ada waktu untuk keluarga? ūüôā

Alhamdulillah di tahun 2007 ada salah satu cita-cita saya yang tercapai, yaitu mengenai keinginan saya untuk bersinggungan secara langsung dengan guru-guru di daerah untuk menerapkan ICT dalam pendidikan. Lewat program DBE (Decentralized Basic Education) 2 : Teaching and Learning yang dibiayai oleh USAID ini saya berkesempatan untuk menjalin hubungan secara langsung dengan sekolah-sekolah di daerah yang kurang beruntung dari sisi penerapan Teknologi Informasi. Harapan saya lewat tugas ini adalah nantinya saya bisa juga mendapatkan inspirasi untuk penelitian sekaligus materi untuk dijadikan desertasi S-3 saya. Semoga… dan Semoga!!! [The Indiebrainer]

Ayo Produksi Sendiri Video Pembelajaran!


Jangan bayangkan membuat video pembelajaran itu sulit, Anda pun dapat membuatnya sendiri asalkan peralatan produksi sudah tersedia. Ikuti langkah-langkah dahsyat berikut ini, dan Anda pun akan kami sulap menjadi super film maker, karena semua proses yang ada Anda kerjakan sendiri, menjadi produser sekaligus sutradara, kameramen dan editor video. Berikut ini langkah-langkahnya :

  1. Buat skenario (skrip) sederhana untuk menggambarkan alur cerita dan gambar yang nantinya tampil dalam video pembelajaran. Contoh skrip dapat Anda lihat dalam file : Skrip Video Pembelajaran Interaktif 
  2. Sediakan perangkat keras berupa : peralatan video camera (camcorder) lengkap dengan media penyimpanannya (MiniDV, Hi-8, Digital 8, DVD atau HDD), laptop/notebook atau komputer untuk mengolah dan mengedit video hasil perekaman, kabel FireWire (IEEE1394) atau USB sebagai media transfer video dari kamera ke komputer.
  3. Lakukan pengambilan gambar menggunakan camcorder. Gunakan teknik-teknik sederhana dalam shooting. Pelajari teknik-teknik tersebut melalui link ini : http://www.mediacollege.com/video/camera/tutorial/
  4. Berikutnya set kamera pada mode Play, kemudian hubungkan kamera ke komputer menggunakan kabel FireWire ataupun USB. Pastikan komputer telah mendeteksi kamera yang kita sambungkan.
  5. Gunakan aplikasi video editing seperti Windows Movie Maker untuk melakukan pengolahan video. Baca tutorialnya di : http://gora.edublogs.org/my-e-books/

Baca pula presentasi PowerPoint (PPT) : Making Science Movie.PPT
Selamat Berproduksi! Camera Rolling… And Action!!!

Saatnya Guru Bikin Film Pembelajaran Sendiri


Making Science Movie-1Making Science Movie-1Making Science Movie-1Dalam workshop ICT National TOT yang diselenggarakan pada tanggal 10-13 Desember 2007 kemaring, diselenggarakan pula workshop produksi Video Pembelajaran Interaktif. Peserta dibagi dalam 6 (enam) kelompok sesuai dengan jumlah provinsi yang mengikuti workshop kali ini. Masing-masing kelompok diwajibkan untuk membuat satu buah video dengan durasi maksimal 5 (lima) menit. Berbekal kamera video dan notebook/laptop untuk masing-masing kelompok, para peserta sangat antusias melalui setiap tahapan demi tahapan.

Yang paling mengesankan adalah, para peserta melanjutkan proses editing video mereka di kamar hotel masing-masing sampai jam 04.00 pagi. Di hari terakhir pelatihan diselenggarakan sesi ‚ÄúScience Movie Award‚ÄĚ semacam Festival Film Indonesia namun¬†khusus untuk¬†video pembelajaran versi kita ) dengan agenda pemutaran film dan pengumuman pemenang. Semua kelompok mendapatkan award/penghargaan disini. Masing-masing kelompok juga mendapatkan satu patung¬†kayu wayang sebagai cinderamata.¬†Penyerahan hadiah atau kenang-kenangan diserahkan oleh Bapak Arief S. Sadiman selaku perwakilan dari DBE2 Jakarta.

Empat video hasil workshop tersebut, yaitu : Telekomunikasi Indonesia (karya Tim Sulawesi Selatan), Peduli Lingkungan (Tim Jawa Timur), Sumber Pendapatan Masyarakat Karanganyar (Tim Nangroe Aceh Darussalam) dan Lebak Karanganyar (Tim Jawa Tengah) telah kami upload ke dalam layanan video blogging gratis bernama YouTube.Com sehingga Anda pun dapat melihat video-video tersebut menggunakan browser web. Silahkan klik link ini : http://youtube.com/profile?user=apakabarpsbg untuk melihat kesemua koleksi video yang telah terupload.

ICT National Tutor On Trainers, 10-13 Desember 2007, Karanganyar, Jawa Tengah


Untuk membantu para Master Teacher Trainer (MTT) dan para guru mengintegrasikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam lingkungan sekolah, dan dalam rangka mempromosikan pembelajaran yang berpusat pada siswa, Decentralized Basic Education (DBE) 2 menyelenggarakan program pelatihan bertajuk “ICT National Training on Trainers (TOT)” yang dilaksanakan pada tanggal 10-13 Desember 2007, bertempat di MI Muhammadiyah Karanganyar, Jawa Tengah.

ICT National TOT2ICT National TOT2 

Pelatihan yang diikuti oleh 18 peserta yang berasal dari perwakilan DBE2 di Indonesia ini bertujuan untuk menyiapkan para MTT dan perwakilan provinsi untuk dapat merancang, mengembangkan dan menerapkan workshop TIK serupa di provinsi masing-masing. Hadir pula Bapak Vincent P. Costa, Ed.D selaku Provincial Coordinator DBE 2 Jawa Tengah yang berkesempatan membuka acara ini. Hadir pula Bapak Dr. Arief S. Sadiman, M.Sc selaku perwakilan DBE 2 Indonesia serta Kepala Sekolah MI Muhammadiyah Karanganyar Bapak Muhtadi.

Baca lebih lanjut

e-Book Gratis Tentang Penggunaan Teknologi untuk Melatih Guru


Cover Buku Mary BurnsBuku elektronik gratis ini¬†berjudul “Using Technology to Train Teacher” Appropriate Uses of ICT for Teacher Professional Development in Developing Countries. Ditulis oleh Mary Burns, seorang senior technology specialist¬†di Education Development Center (EDC)¬†– (International NGO tempat saya bekerja sekarang) di Boston, USA. Buku ini sangat berguna bagi pihak-pihak yang ingin memanfaatkan teknologi untuk diterapkan di lingkungan pendidikan, baik untuk melatih guru maupun siswa dalam penguasaan teknologi khususnya teknologi informasi. Berbekal pengalaman penulis berkunjung dan melihat pengalaman di lapangan (di beberapa¬†wilayah seperti New Orleans, Boston, Omaha, Lafayette, Providence, Mexico, the Caribbean, Mozambique, Namibia, Tanzania, Uganda, Kenya, Egypt, Indonesia, Azerbaijan, Tajikistan, Pakistan, Turkey, Ireland, England, dan Brazil) buku ini berguna dalam rangka penerapan teknologi informasi untuk sekolah-sekolah dengan kemampuan ICT (Information Technology and Communication) yang minim dan penuh keterbatasan. Dibawah ini merupakan review dari buku tersebut :

This handbook is intended to help decision makers in developing-country governments and donor agencies in their efforts to utilize information and communication technologies (ICT) to improve and expand teacher professional development (TPD) activities.

To the extent possible in a brief work, the handbook combines a global perspective‚ÄĒincluding information about best practices and successful projects from both developing and developed countries‚ÄĒwith attention to the challenges faced by education policymakers, teachers, and students in Least Developed Countries (LDCs) and countries attempting to meet the goals of Education for All (EFA).

This handbook helps decision makers improve their abilities to:

  • Understand the complex relationships between ICT use, professional learning, the change process, types of TPD and classroom implementation so as to aid the development of requests for proposals (RFPs) that address these issues
    Recognize best practices and essential supports in the use of ICTs for TPD in order to evaluate proposals of national, regional, and local scale
  • Propose types of TPD and ICT implementations that can achieve specific objectives in relation to educational improvement
  • Identify cost considerations, potential partnerships, evaluation requirements and other factors essential to the planning of effective ICT-enabled TPD
  • Communicate effectively with researchers, representatives of NGOs, policymakers, donor-agency personnel, and others about the roles played by TPD and ICTs in educational reform

The handbook draws experiences and lessons learned from over 50 programs and initiatives in 25 developing countries, and includes two short cases studies on projects in Guinea and Namibia.

Contents

Klik disini untuk mendownload buku

Otomatisasi Perpustakaan Menggunakan Software Opensource


Saat ini setiap perpustakaan memerlukan sistem informasi yang terkomputerisasi untuk menunjang pelayanannya kepada pengguna perpustakaan. Banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan mengaplikasikan sistem otomasi perpustakaan. Namun bagi beberapa perpustakaan yang mempunyai dana terbatas, perpustakaan sekolah dan taman bacaan misalnya, computerized systems adalah hal yang tidak mudah untuk diaplikasikan. Beberapa berpendapat sistem manual adalah pilihan terbaik bagi mereka.

Bagi Anda para pustakawan dengan dana terbatas, namun berkeinginan untuk melakukan otomatisasi perpustakaan, Anda dapat menggunakan solusi aplikasi opensource yang gratis namun memiliki fungsionalitas yang tak kalah dengan aplikasi perpustakaan berbayar. Para software creator di Indonesia ternyata telah banyak yang memproduksi aplikasi otomatisasi perpustakaan ini, misalnya Athenaeum Light (selanjutnya disingkat AT), IGLOO dan yang terbaru adalah SENAYAN.

Athenaeum Light, sebuah aplikasi perpustakaan yang dikembangkan oleh Didik Witono ini menyediakan semua kebutuhan dasar sebuah sistem dalam sebuah perpustakaan. Misalnya fasilitas peminjaman dan pengembalian, sistem pencetak barcode, katalog untuk pengguna, dan yang paling essensial di Athenaeum Light ada tersedianya fasilitas untuk membantu pustakawan melakukan stock opname.

Igloo adalah aplikasi berbasis web untuk meng-online-kan Database ISIS (CDS/ISIS dan WinISIS) ke media web. Igloo dibuat menggunakan PHP Scripting language ( http://www.php.net) dan PHP-OpenISIS sebagai backend untuk membaca database natif ISIS. PHP-OpenISIS merupakan port OpenISIS ke PHP dalam bentuk extension. OpenISIS itu sendiri merupakan command-line tool untuk membaca database natif ISIS. Untuk mengetahui lebih banyak tentang OpenISIS, silahkan kunjungi situsnya di http://www.openisis.org

Senayan merupakan open source Library Management System. Dikembangkan menggunakan teknologi open source seperti PHP dan MySQL. Senayan menyediakan banyak fitur seperti Bibliography database, Circulation, Membership dan masih banyak lagi, yang akan menolong fungsi otomastisai perpustakaan. Proyek ini disponsori oleh Pusat Informasi dan Humas Depdiknas dan berlisensi GPL v3.

Silahkan kunjungi website masing-masing aplikasi diatas untuk mendapatkan installer dan informasi lebih seputar aplikasi tersebut. Semoga bermanfaat! [The Indiebrainer]