Monthly Archives: Juni 2011

Poodle = Moodle Offline, Solusi Penyusunan dan Distribusi Kelas Online untuk Mengatasi Keterbatasan Koneksi Internet


Poodle = Offline Moodle for Online Course Delivery and Designing

Dalam kegiatan Pendidikan Jarak Jauh yang saat ini saya jalankan bekerjasama dengan belasan perguruan tinggi mitra di Indonesia, terdapat beberapa kondisi riil yang terjadi, yang sangat menantang untuk dicari solusinya. Salah satu solusi yang sering muncul dan diutarakan oleh para dosen yang kami dampingi dalam menyusun kelas online mereka menyatakan bahwa mereka seringkali menemui kendala soal koneksi internet. Dari mulai koneksi mobile Internet yang lambat di rumah mereka karena sinyal yang kurang bagus, hingga keluhan minimnya koneksi Internet di kampus.

Kondisi koneksi seperti ini juga kerap membayangi ketika kita menyelenggarakan pelatihan manajemen perkuliahan online menggunakan Moodle yang berada di Internet. Terkadang, kondisi koneksi yang kurang stabil menyebabkan kelas online susah untuk diakses. Salah satu solusi yang dapat digunakan untuk mengatasi keterbatasan koneksi Internet adalah menggunakan Moodle Offline, yaitu sebuah layanan Moodle yang dapat diakses tanpa koneksi Internet. Namun, realisasinya masih terdapat kesulitan, khususnya bagi para pemula yang akan melakukan instalasi Moodle di komputernya. Yang pasti, mereka harus menginstal web server, database server serta LMS Moodle dalam komputernya masing-masing, tentu saja hal ini cukup menyita waktu dan dibutuhkan kemampuan teknologi lanjut yang belum tentu mudah untuk dikuasai bagi para pemula. Baca lebih lanjut

e-Learning 2.0 = VLE + PLE, Pembelajaran Elektronik Saat Ini dan Masa Depan


e-Learning 2.0 : Social Learning Network Phenomenon

Sebutan e-Learning 2.0 mungkin hal yang baru buat sebagian dari Anda. Tambahan versi 2.0 dibelakang kata e-Learning sebenarnya menyiratkan hadirnya sesuatu yang baru dalam pengertian e-Learning itu sendiri dari versi sebelumnya yang e-Learning 1.0. Istilah e-Learning 2.0 digunakan untuk merujuk kepada cara pandang baru terhadap pembelajaran elektronik yang terinspirasi oleh munculnya teknologi Web 2.0.

Sistem konvensional pembelajaran elektronik biasanya berbasis pada paket pelajaran yang disampaikan kepada siswa dengan menggunakan teknologi Internet (biasanya melalui LMS) yang sering disebut dengan VLE (Virtual Learning Environments). Peran siswa dalam pembelajaran terdiri dari pembacaan dan mempersiapkan tugas. Kemudian tugas dievaluasi oleh guru. Sebaliknya, e-learning 2.0 memiliki penekanan pada pembelajaran yang bersifat sosial dan penggunaan perangkat lunak sosial (social networking) seperti blog, wiki, podcast dan Second Life. Fenomena ini juga telah disebut sebagai Long Tail learning. Selain itu juga, E-learning 2.0 erat hubungannya dengan Web 2.0, social networking (Jejaring Sosial) dan Personal Learning Environments (PLE). Baca lebih lanjut