Arsip Bulanan: Januari 2006

Netbeans di Linux Lebih Stabil


Kerakusan memori Netbeans di Linux ternyata tidak terbukti. Pada hari minggu yang lalu (22/01), saat praktikum pemrograman java, saya mencoba bertanya pada Mas Andrian The selaku tutornya tentang Netbeans di Linux. Beliau memberikan binary java Netbeans versi Linux. Binari tersebut langsung saya kopi dan jalankan. Setelah beberapa saat (instalasi Netbeans memang butuh waktu agak lama), akhirnya Netbeans berhasil terinstall tanpa kendala. Saat coba dijalankan, proses loading pertama kali lebih cepat dibanding ketika dijalankan di Windows. Setelah dijalankan agak lama, ternyata Netbeans di Linux lebih stabil dibanding ketika dijalankan di Windows, karena ketika dulu saya coba install Netbeans di Windows, proses loadingnya lama…banget, keliatan beratttt… belom lagi hangnya itu lho, keseringen… Terima kasih berat to Mas Andrian The… “The Real OpenSource Man @ MTI”

Iklan

Keterbatasan itu Membawa Berkah


Sudah lebih dari tiga bulan ini aku melepaskan jerat ketergantungan dari Windows dengan meniadakan sistem operasi itu dalam Laptop ku. Saat ini distro yang aku gunakan adalah Mandriva Linux 2006, setelah bulan kemarin mencoba Ubuntu 5.10. Kebetulan di MTI UGM kami sedang mendapat tugas besar mata kuliah OOP (Object Oriented Programming), tugasnya membuat aplikasi perbankan menggunakan bahasa pemrograman Java. Karena di kelas lebih banyak yang pake Win32 dibanding GNU/Linux maka tren UML Modeller yang dipakai adalah RationalRose sedangkan IDE yang dipakai adalah Netbeans. Karena cuma aku yang mau koding pake Linux dan lagian laptop yang aku pake juga memorinya kecil maka “keterbatasan” ini memaksa aku untuk cari jalan keluar agar tetep bisa mengerjakan tugas tanpa Rational Rose dan Netbeans (yang notobene butuh RAM besar).

Setelah cari-cari di Internet ternyata ngga ketemu-ketemu juga dengan UML Modeller dan IDE yang ukurannya kecil (maklum koneksi di kantor lagi trouble jd gak bisa buat download yang besar-besar). Mau download ecllipse (IDE Java) juga ukurannya besar. Jalan keluar satu-satunya adalah memanfaatkan teks editor bawaan KDE yaitu Kate dan KWrite. Untungnya Mandriva telah menyertakan UML Modeller, bernama Umbrello dan J2sdk dalam distribusinya (di CD 3) jadi ngga usah repot-repot download. Untuk lepas dari keterbatasan pasti ada jalan keluar…. Ternyata keterbatasanlah yang mendatangkan berkah berupa ilmu pengetahuan… Coba kalau kita dimanja sistem (instant) maka yang kita pelajari hanyalah bagaimana cara menggunakan sistem itu… tidak lebih…

Free e-Books from R3MTeam


Sebuah komunitas hacker di Eropa (R3MTeam) berbaik hati mempublikasikan e-book gratis dari berbagai penerbit untuk kita. Terdapat 258 judul buku yang dapat di download dari situs ini. Judul bukunya pun bermacam-macam, dari database, jaringan, programming sampai hacking. Silahkan kunjungi halaman ini untuk mendowload buku-buku elektronik gratis.

Lazarus : Delphi IDE di Linux


Kabar gembira bagi para developer Delphi. Selain Borland Kylix yang komersial, saat ini terdapat solusi murah untuk lingkungan pengembangan Delphi di Linux, yang bernama Lazarus. Lazarus merupakan pengembangan lanjutan dari kompiler pascal gratis bernama freepascal. Untuk mendapatkan source code dan RPM nya, silahkan kunjungi situs lazarus (http://lazarus.freepascal.org).

Tampilan IDE Lazarus

Berita Workshop Multimedia di UNIBRAW – di Prasetya Online (brawijaya.ac.id)


Pelatihan Pembuatan Modul Ajar Multimedia
29 Desember 2005

Perubahan paradigma pembelajaran dari teacher center (dosen aktif) menjadi student center (siswa aktif) menjadikan kegiatan belajar mengajar harus lebih menarik, inovatif, kreatif, dan menyenangkan. Dalam rangka memberdayakan dosen di lingkungan Universitas Brawijaya untuk membuat modul ajar yang interaktif dan menyenangkan, Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan (LP3) Universitas Brawijaya dengan dukungan Direktorat Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional, menyelenggarakan pelatihan pembuatan modul ajar multimedia, Kamis (29/30) di gedung LP3.
Kegiatan yang diikuti oleh puluhan dosen dari semua fakultas ini menghadirkan narasumber Jasmadi STP seorang praktisi bidang IT yang banyak menerbitkan buku, serta Winastwan Gora S ST dari Unissula Semarang. Ketua LP3 Prof. Hendrawan Soetanto menyatakan bahwa program ini nantinya akan menjadikan Universitas Brawijaya melalui Unit Jasa dan Industri LP3 sebagai pusat produksi bahan ajar multimedia. Bahan ajar yang dibuat adalah bahan ajar dengan judul-judul yang memiliki nilai jual, serta dapat dimanfaatkan oleh dosen dan mahasiswa.
Beberapa materi yang diajarkan meliputi “Pengantar: Konsep pembuatan buku, konsep pengembangan media interaktif”, “Produksi CD Multimedia Interaktif, Pembuatan Skenario Sederhana, Proses Pengambilan Gambar, dan Capture Video”,
“Penyusunan Bahan Ajar dengan Macromedia Captivate, Memasukan Video, PowerPoint, dan Narasi dalam CD Interaktif, Membuat Kuis, Tampilan Menu, Distribusi Bahan Ajar ke Format CD, serta materi “Teknik Editing dan Layout Pembuatan Buku, Membuat Template Buku dan Style, serta Membuat Daftar Isi”.[nik]

Berita ini dapat ditemukan di http://prasetya.brawijaya.ac.id/des05.html

Workshop Pembuatan CD Multimedia Interaktif di LP3 UNIBRAW Malang


Hari Kamis Tanggal 29 Desember 2005 yang lalu, aku diundang ngisi workshop tentang penulisan buku dan pembuatan CD Multimedia Interaktif oleh LP3 Universitas Brawijaya (UNIBRAW) Malang. Aku berangkat dari Semarang dengan Pak Jasmadi yang pada waktu itu diundang juga untuk ngisi sesi penulisan buku, sedang aku ngisi sesi pembuatan bahan ajar CD Multimedia Interaktif. Sampai di Malang pada malam harinya tanggal 28 Desember, kbetulan udah disediain hotel sama panitia. Kita nginep di Hotel Montana 2 di Jalan Sukarno-Hatta, Malang. Meskipun malam itu hujan tapi ngga dingin2 amat kayak waktu lalu saat aku disini. Habis mandi dan istirahat bentar, aku dan Pak Jasmadi dijemput Pak Chomsyin (ketua panitia), diajak makan di restoran biasanya (aku lupa namanya), yang pasti restoran ini udah terkenal sekali di Malang dan banyak artis2 yang datang kesini untuk makan. Setelah makan malam, kita langsung kembali ke hotel buat nglanjutin istirahat.

Sesampainya di hotel, aku belom bisa istirahat karena musti buat presentasi buat besok (maklum belum sempat ngerjain di Semarang karena sibuk). Aku ngerjain presentasi sampai jam 1 dini hari. Jam 04.30 aku udah bangun buat nglanjutin buat presentasi lagi… Wuih mata ini rasanya beratt bgt. Tapi mo bagaimana lagi… Jam 07.00, setelah makan pagi di cafetaria samping kolam renang, akhirnya kami dijemput Pak Chomsyin. Dari hotel menuju ke kampus UNIBRAW butuh waktu 15 menit, suasana kampus pada jam 07.15 masih sepiiiii…. Tempat transit kita di gedung LP3 tepatnya di lantai 3… Kira-kira jam 08.00 peserta workshop udah pada nongol… Nah, yang datang ini ternyata di luar perkiraan, banyak peserta yang daftar pada hari H. Panitia waktu itu sangat kerepotan, karena banyak peserta memaksa agar bisa ikut workshop. Akhirnya peserta yang ikut dibatasi hanya 25 orang.

Antusiasme para peserta workshop

Aku kaget juga, ternyata antusiasme mereka sangat tinggi untuk mengikuti workshop ini. Padahal banyak dosen-dosen senior yang umurnya udah setengah abad… wew. Tercatat ada 3 orang Professor dan banyak Doktor yang ikut workshop ini…. aku jadi merinding…. Mungkin aku yang paling muda disini. Walaupun sebagai pembicara, aku terhitung masih sangat muda tapi para peserta ngga begitu mempermasalahkan hal ini… So aku enjoy aja berbicara ngalor-ngidul tentang multimedia di depan para peserta.

Memamerkan kehebatan Captivate

Materi workshop yang aku bawakan adalah bagaimana cara memproduksi CD Multimedia Interaktif untuk bahan ajar dengan Macromedia Captivate. Workshop ini terdiri dari teori dan praktek. Setelah sesi teori, di sebelum praktek di laboratorium, aku mendemokan cara pengambilan gambar (shooting) dan editing video sederhana untuk adegan sambutan dosen yang nantinya dipakai dalam CD Multimedia. Setelah demo tersebut kita bersama-sama pindah ke ruang laboratorium Jurusan Fisika untuk berlatih memproduksi CD Multimedia. Di lab cuma tersedia 20 komputer, jadi banyak dosen yang bawa laptop sendiri. Mereka keliatan sangat senang ketika diajarkan mengimpor materi Powerpoint yang ada ke dalam Captivate, labih senang lagi ketika mereka berhasil membuat soal evaluasi (berupa pilihan ganda dan essay) yang interaktif dengan Captivate. Sampai sesi terakhir, tidak ada dosen yang meninggalkan tempat. Workshop selesai tepat jam 17.00. Setelah itu aku ama Pak Jasmadi diajak makan malam sama Prof. Hendrawan (Direktur LP3) di Restoran Nuansa Bali. Pada dasarnya beliau sangat berkesan dengan workshop ini. Beliau pengin kita datang lagi dengan materi yang “istimewa”. Beliau banyak memberi wejangan2 yang tentunya sangat berguna bagi dosen muda semacam aku.

Makan malam bersama Prof. Hendrawan di Nuansa Bali Resto, Malang

Mungkin kalau tulisan2 Prof. Dr. Hendrawan Soetanto, MRurSc jadi diterbitkan menjadi buku, maka hal ini akan sangat berguna bagi para pendidik di perguruan tinggi…. Malam itu juga jam 21.00 aku pulang ke Semarang…. Sampai di Semarang jam 04.30 pagi… wuih capek sekali….