Arsip Tag: Pemanfaatan TIK dalam pendidikan

Buku PAKEMATIK Akhirnya Terbit Juga!


Cover Depan Buku PAKEMATIK

Setelah mencurahkan pikiran dan tenaga selama lebih dari setahun untuk menulis dan mendokumentasikan semua ide, akhirnya buku PAKEMATIK, Strategi Pembelajaran Inovatif Berbasis TIK terbit juga di pasaran. Buku yang saya tulis bersama Bapak Sunarto, S.Pd, M.Pd, yang diterbitkan oleh PT. Elex Media Komputindo ini memang secara khusus membahas tentang bagaimana Teknologi Informasi dan Komunikasi dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses Pembelajaran Aktif (Active Learning) di dalam kelas.

Buku ini sebenarnya merupakan rangkuman tentang apa yang saya kerjakan selama kurun waktu beberapa tahun ini bersama proyek pendidikan dasar terdesentralisasi yang didanai oleh USAID. Terdapat beberapa hal menarik yang menarik untuk ditulis, diperkaya dan disebarluaskan, sehingga para Guru mendapatkan sebuah pandangan yang utuh mengenai pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam mendukung terciptanya pembelajaran aktif.

Buku ini juga menjawab tantangan yang telah disebutkan dalam Permendiknas Nomor 78 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Sekolah Bertaraf Internasional pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah di dalam Bab II. Standar Penyelenggaraan, Bagian Ketiga mengenai Standar Penyelenggaraan, dalam Pasal 5 Ayat 2 menyebutkan bahwa “Proses pembelajaran sebagaimana dimaksud ayat (1) menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi, aktif, kreatif, efektif, menyenangkan dan kontekstual. Dimana lewat buku ini para Guru dapat memperoleh wawasan mengenai implementasi dari Permendiknas tersebut. Baca lebih lanjut

Iklan

E-Book Gratis : Panduan Guru Membuat Video Pembelajaran, Camera Mata Produksi


cover-camcorder

Cover E-Book

Beberapa tahun belakangan ini Camcorder atau kamera video yang dilengkapi recorder (perekam) semakin memasyarakat. Saat ini sudah bukan sesuatu yang luar biasa menyaksikan seseorang menenteng-nenteng camcorder untuk mengabadikan suatu peristiwa. Yang tak kalah menariknya adalah harga dari perangkat tersebut saat ini cukup terjangkau. Anda tak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk bisa memiliki sebuah camcorder analog ataupun digital dengan fitur yang cukup lengkap. Barangkali hal inilah yang membuat camcorder begitu memasyarakat.

Tidak sekedar untuk fungsi dokumentasi untuk keperluan khusus, misalnya untuk pembuatan video pembelajaran dapat juga dilakukan hanya dengan camcorder. Guru-pun dapat mengembangkan video pembelajaran sebagai bahan ajar, agar dapat digunakan oleh para siswa belajar mandiri di rumah. Atau membuat sebuah konten video sebagai bahan diskusi yang dapat diputar ketika aktivitas pembelajaran berlangsung di kelas.

Namun sangat disayangkan memasyarakatnya camcorder tidak dibarengi dengan penyebaran pengetahuan yang memadai mengenai cara-cara pendayagunaannya. Akibatnya banyak sekali rekaman video yang terlihat hanya sebagai kumpulan rekaman yang asal-asalan dan kurang menarik untuk ditonton.

Baca lebih lanjut

Cerita dari Intel Asia Senior Trainer Summit 2009 Vietnam


Bersama Para Pemateri dari Intel Education (Rattan Saleem, Agnes Nathan dan Teressa Maves)

Bersama Para Pemateri dari Intel Education (Rattan Saleem, Agnes Nathan dan Teressa Maves)

Pada tanggal 15-19 Juni 2009 saya berkesempatan mengikuti acara Intel Asia Senior Trainer Summit 2009 yang diselenggarakan oleh Intel Education Asia. Acara pertemuan para Senior Trainer dari seluruh negara di Asia yang dilaksanakan setiap tahun ini, kali ini diselenggarakan di Ho Chi Minh City, Vietnam tepatnya di Saigon Palace Hotel. Acara ini merupakan Intel Asia Senior Trainer Summit pertama kali yang pernah saya hadiri semenjak menjadi Senior Trainer pada program IntelTeach baik untuk pelatihan Getting Started ataupun Essentials Course.

Beberapa negara yang turut serta dalam pertemuan ini antara lain, Indonesia, Vietnam (sebagai tuan rumah), Malaysia, Filipina, Kamboja, India, Pakistan, Korea, China, Taiwan, Thailand dan Australia. Dari Indonesia, kami hadir berlima yaitu Brimy Laksmana (Education Manager, Intel Education Indonesia), Agnito Moningka, Popo Ronald Alexander, Arif Nugraha dan saya sendiri Winastwan Gora.

Mengapa acara tersebut begitu menarik? Selama pertemuan ini, kami mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman baru seputar strategi pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam proses pembelajaran. Di hari pertama, kami diperkenalkan dengan produk Intel Teach Elements, yaitu modul-modul materi yang spesifik membahas tentang elemen dari kursus Intel Teach. Elemen yang diajarkan dan diperkenalkan ke kami kali ini adalah tentang PBL (Project Based Learning). Dalam sesi ini kami mempelajari dasar PBL dengan metode Jigsaw learning untuk mempercepat pemahaman peserta pelatihan tentang PBL ini.

Baca lebih lanjut

Seminar Pemanfaatan ICT untuk Pembelajaran di Kabupaten Purworejo


Sebagai pembicara dalam seminar pemanfaatan ICT untuk pembelajaran

Sebagai pembicara dalam seminar pemanfaatan ICT untuk pembelajaran

Pada tanggal 25 Januari 2009 kemarin, saya sengaja diundang oleh Yayasan Dayang Sumbi untuk menjadi pemateri dalam Seminar Nasional Pemanfaatan ICT untuk Pembelajaran.  Seminar yang dihadiri oleh kurang lebih 900 (sembilan ratus) peserta yang terdiri dari guru Sekolah Dasar (SD),  Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) serta mahasiswa ilmu keguruan dan masyarakat umum ini memang sangat menarik minat dari masyarakat Kabupaten Purworejo untuk mengikutinya, mungkin karena tema unik yang kami bawa yaitu “Pengelolaan Kelas dengan Jumlah Komputer Terbatas”.

Baca lebih lanjut