Arsip Bulanan: Maret 2007

Plugin Photoshop untuk Mendeteksi Foto Hasil Retouch


Adobe System Advanced Technology sedang mengembangkan sebuah plugins untuk produk Photoshopnya, yang mampu mendeteksi apakah sebuah foto telah mengalami retouching atau belum. Menurut perwakilan Adobe, sejauh ini pihaknya telah memiliki dua buah plugin yang pengembangannya telah mencapai tahap akhir.

Plugin baru tersebut dikembangkan bekerjasama dengan seorang profesor dari
Dartmouth, yaitu Hani Farid yang berkonsentrasi dalam pendeteksian foto palsu. Plugin yang disebut Adobe bernama Clone Tool Detector, dapat memberi informasi apakah sebuah sisi dalam foto, seperti butiran pasir atau pemandangan rumput telah dikopi dari foto lain.

Namun plugin ini tidak dapat memastikan apakah dua item, misalnya sepasang bunga atau gambar lain, telah dipalsukan, tapi plugin ini akan memutuskan bahwa kedua gambar tersebut kemungkinan sama. Plugin kedua disebut truth Dots, yang menentukan apakah ada pixel yang hilang pada sebuah foto, yang merupakan tanda bahwa sebuah foto telah dipotong (crop). Bahkan ketika foto tersebut dibesarkan maksimal, mata manusia tidak dapat mendeteksi pixel.

Adobe mengatakan bahwa belum ada keputusan, apakah plugin ini akan diintegrasikan kedalam Photoshop, tapi Adobe sangat tertarik mengenai autentifikasi foto, yang telah menjadi topik hangat di berbagai blog, situs-situs photo sharing dan online news. – Sumber : www.news.com – [The Indiebrainer]

Ayo Membuat Aplikasi Handphone dengan Macromedia Flash : Tutorial Flash Lite Bagian I


Flash Lite merupakan platform pengembangan aplikasi mobile (aplikasi handphone dan PDA) menggunakan Macromedia Flash. Pengembangan aplikasi ponsel menggunakan platform Flash Lite diramalkan akan menggusur model pengembangan konten menggunakan platform J2ME (Java 2 Micro Edition) karena kemudahan proses pengembangan yang ditawarkan. Aplikasi yang dibuat nantinya dapat dijalankan pada smartphone dengan sistem operasi Symbian Series 60, seperti Nokia 7650, N3660, N6600, Sony Ericsson P800, Siemens SX-1 dan lain sebagainya. Tutorial ini merupakan bagian pertama dari seri pengembangan aplikasi mobile dengan platform Flash Lite. Objektif dari tutorial kali ini adalah menginstal Flash Lite 1.1 dan membuat aplikasi handphone untuk pertama kali, dengan membuat aplikasi “Hello World!”. Tutorial lengkap dan bergambar dalam format PDF didalam file ZIP dapat di-download disini [Flashlite-Tutorial-1.zip]. Setelah mendownload tutorial tersebut silahkan meninggalkan jejak Anda dalam fasilitas komentar yang tersedia.[The Indiebrainer]

Tips Berkoneksi Internet Tanpa Menjebol Kantong


NetMeterKetika pertama kali mencoba koneksi Internet menggunakan PDN-nya Flexi, penulis sempat kaget mengapa tagihan bulanan melonjak menjadi 650-an ribu. Saat itu penulis begitu asyik sehingga tidak memperhatikan jumlah data yang terdownload dan terupload. Kemudian penulis memperhatikan jumlah data yang lewat menggunakan aplikasi Net Meter. Aplikasi ini dapat menghitung jumlah data yang masuk dan keluar, sehingga kita dapat mengontrol penggunaan Internet.

Dalam laporan Net Meter terlihat bahwa kapasitas data yang lewat cepat sekali mencapai angka Megabyte (MB), padahal kalau dinalar penulis hanya menggunakan web browser untuk surfing, tanpa mendownload file yang besar. Setelah diselidiki ternyata banyak aplikasi dari komputer yang secara otomatis melakukan update dan download, yaitu : Windows Update, Norton LiveUpdate, Mozilla Update.

Ketiga aplikasi tersebut akan melakukan update dan memeriksa jika terdapat update, dan jumlah byte yang di-dwnload pun begitu besar sehingga kalau kita menggunakan layanan Internet packet based (GPRS dan PDN), yang notobene besarnya biaya dihitung dari kapasitas data yang diupload dan didownload, maka hal ini tentu saja akan menjebol kantong kita. Lain lagi dengan layanan time based, yang menggunakan hitungan waktu, dimana besaran biaya dihitung berdasarkan lamanya terkoneksi dengan Internet sehingga besaran data tidak menjadi masalah, maka tips dari kami :

  1. Matikan fitur update pada aplikasi yang terinstal di komputer.
  2. Bersihkan komputer dari virus, malware dan spyware yang mungkin akan menggangu ketika berselancar di Internet, atau diantisipasi dengan menginstal software Antispyware dan Antivirus
  3. Gunakan koneksi time based ketika mendownload file yang besar, karena jika dibandingkan dengan packet based, model ini jelas lebih hemat.

 Untuk koneksi time based dan packet based, kami membuktikannya dengan cara melakukan download software sebesar 6,72 MB atau setara dengan 6720 kb. Ini berarti, pulsa akan terkuras Rp. 20.160 bila menggunakan layanan packet based (volume based) prabayar dengan tarif Rp.3/kb dan Rp.33.600 jika menggunakan layanan bertarif Rp.5/kb. Sedangkan ketika kami menggunakan layanan time based, dengan bandwith yang sama dengan kecepatan asli rata-rata mencapai sekitar 8 Kbps, maka waktu yang digunakan sekitar 14 menit, 36 detik. Jika dibulatkan menjadi 15 menit. Tarif time based prabayar yang digunakan adalah Rp.165/menit. Jadi total biaya pemakaian Internetnya adalah : 15 x Rp.165 = Rp.2.475. Jadi lebih murah mana? [The Indiebrainer]

Nonton Empat Mata dan Tukul Arwana di Internet


Beberapa waktu yang lalu, dalam salah satu episode di acara Empat Mata (penulis lupa tanggalnya), artis wanita Indonesia yang menjadi bintang tamu di acara tersebut, Febby Febiola mengungkapkan bahwa banyak penggemar Empat Mata yang berasal dari luar negeri, mereka sering menonton acara ini di Internet, yaitu lewat situs video hosting “YouTube.Com“.

YouTube.Com memang layanan video hosting yang paling populer digunakan oleh para vlogger untuk menyimpan dan berbagi video di jagat maya. Seorang vlogger dengan user name “barrock81” telah berbaik hati mengupload video tayangan Empat Mata di layanan video hosting ini. Dalam user aggreement YouTube disebutkan bahwa konten yang di-upload tidak boleh melanggar hak cipta, tetapi dibalik itu semua, dengan di-uploadnya video Empat Mata di Internet seharusnya pihak Trans-7 berterima kasih kepada vlogger yang meng-uploadnya. Silahkan lihat komentar yang diberikan di tiap episode di YouTube, sangat meriah sambutan dari para pecinta Empat Mata di luar negeri.

Untuk melihat tayangan video Empat Mata, silahkan klik disini. Namun jangan harap Anda dapat melihat keseluruhan tayangan per-episode yang ada, karena YouTube membatasi durasi video yang di-upload. Jadi untuk melihat tayangan yang lengkap kayaknya media televisi menjadi satu-satunya pilihan. Baik, kembali ke laptop! [The Indiebrainer]

Kabar Terbaru dari Pengembangan Blog Pendidikan


Masih ingat dengan berita tentang ide pengembangan blogpendidikan.com yang beberapa waktu lalu kami posting? Gayung bersambut, ternyata ide tersebut mendapatkan dukungan positif dari PT. Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Kandatel Semarang berupa fasilitas domain dan hosting gratis. Berikutnya tim pengembang akan mengimplementasikan aplikasi aggregator ke dalam web server. Harapan kami sistem ini dapat selesai dalam waktu kurang dari dua bulan (mulai sekarang). Blog ini nantinya akan mengagregasi konten blog dari para anggota yang terdaftar secara otomatis, sehingga posting terbaru dari tiap-tiap blog akan ditampilkan di halaman depan blogpendidikan.com. Sedangkan blog anggota akan dikategorikan dalam kategori :

  • Blog Sekolah (blog institusi pendidikan)
    • SD 
    • SMP
    • SMU
    • SMK
    • Universitas
  • Blog Pendidik (blog pribadi para pendidik, guru, dosen, librarian, pustakawan dan praktisi pendidikan formal dan non-formal lainnya)
  • Blog Edukasi Tematis (maksudnya blog yang memberikan tip, trik dan tutorial spesifik dengan bidang keilmuan tertentu)

Kategori di atas masih merupakan rancangan awal, bagi Anda yang memiliki ide penambahan kategori atau sumbang saran dapat disampaikan melalui fasilitas komentar. [The Indiebrainer]

Just The Man Behind The Gun


GunKetika berhasil membuat sebuah produk video, misalnya video bahan ajar, kemudian mempertontonkan karya video tersebut ke khalayak internal kampus, biasanya banyak dari teman-teman penulis bertanya “Mas, buat animasi dan ngedit videonya pakai software apa? Kok bagus?”. Dari pertanyaan tersebut penulis memiliki pemikiran bahwa bagus tidaknya sebuah karya multimedia ditentukan oleh piranti lunak yang digunakan dalam produksi. Seringkali editor video pemula merasa bangga menggunakan piranti editing Avid Express DV yang berjalan di Macintosh daripada menggunakan Adobe Premiere Pro yang berjalan di PC (Personal Computer), padahal kalau melihat hasil videonya sih sama saja.

Hal tersebut sering juga berlaku pada praktisi motion graphics, mereka merasa hebat apabila menggunakan piranti compositioning semacam Discreet Combustion, padahal menggunakan Adobe After Effect hasilnya pun tidak jauh beda. Bagus tidaknya sebuah karya digital video tergantung dari skill dan sense of art dari penggunanya. Tiap-tiap software diatas hanya memiliki fungsionalitas yang umum, justru tip dan trik serta rasa seni itu yang harusnya di eksplorasi lebih lanjut.

Begitu pula yang terjadi di belantika programer, seringkali programer pemula bertanya “Hebat mana sih Delphi dengan VB.NET jika diguanakan untuk membuat software?”. Jawabannya sama “yaa..relatif, yang pasti Just The Man Behind The Gun, tergantung siapa manusia yang menggunakannya”. [The Indiebrainer] 

Menampilkan Rangking Blog-Indonesia.Com dalam Halaman Blog


Postingan ini adalah jawaban atas pertanyaan Pak Benny, pemilik blog The Environmentalist tentang bagaimana caranya menampilkan rangking blog kita di Blog-Indonesia.Com, sebuah aggregator blog terbesar di Indonesia. Rangking blog di Blog-Indonesia.Com ditampilkan seperti pada gambar di bawah ini.

RAnk

Caranya, blog Anda harus didaftarkan terlebih dahulu di Blog-Indonesia.Com. Silahkan pilih Submit Blog di halaman depan aggregator blog tersebut. Setelah terdaftar silahkan cek rangking blog dengan memilih link How popular is your blog?.

Baca lebih lanjut