Tag Archives: multipoint

Mengenal Berbagai Contoh Soal Evaluasi Obyektif yang Dapat Dibuat dalam Microsoft PowerPoint dan Mouse Mischief


Slide Quiz dalam Microsoft Mouse Mischief

Rekan pendidik inovatif, Anda tentu telah mengenal aplikasi Mouse Mischief lewat beberapa tulisan saya di dalam blog ini. Seperti kita ketahui bersama bahwa aplikasi Microsoft Mouse Mischief dapat dimanfaatkan oleh rekan guru inovatif untuk melakukan evaluasi kepada siswa dalam proses pembelajaran di kelas. Nah kali ini saya akan mengulas tentang berbagai model pertanyaan yang dapat dibuat menggunakan aplikasi ini.

Secara default, Microsoft Mouse Mischief menyediakan 3 (tiga) model soal obyektif, yaitu Benar/Salah (True/False), pilihan ganda (Multiple Choice) dan soal menggambar. Dua model pertama mungkin Anda sangat familiar. Nah, dengan model soal ketiga (menggambar) Anda dapat lebih kreatif dalam membuat pertanyaan. Pandangan saya, model soal inilah yang sangat menantang untuk dieksplorasi lebih jauh untuk membuat pertanyaan evaluasi.

Dengan soal menggambar inilah kita dapat membuat soal menjodohkan, mengklasifikasikan, mewarnai, dan mengurutkan. Nah, di dalam slide presentasi berikut ini disajikan berbagai contoh soal yang dapat memberi kita inspirasi. Soal-soal yang disajikan merepresentasikan dari berbagai model pertanyaan yang disediakan aplikasi Microsoft Mouse Mischief. Slide presentasi ini dikembangkan oleh saya dan Carwoto, untuk disajikan dalam event National Workshop and Seminar on Education Technology 2011 di Semarang, Jawa Tengah.

Lihat slide presentasi “Berbagai Model Kuis Microsoft Mouse Mischief”

Microsoft Multipoint dan Mouse Mischief, Memberi Kesempatan Akses Seluruh Siswa dengan Satu Komputer di Kelas


Satu Komputer untuk Seluruh KelasSudah sejak lama Microsoft meluncurkan teknologi Multipoint ini. Teknologi Multipoint memungkinkan satu buah komputer dapat memiliki banyak mouse, sehingga akan lebih banyak pengguna yang dapat mengakses satu komputer. Dalam pemanfaatannya di dunia pendidikan, teknologi ini memungkinkan seluruh anggota kelas dapat merasakan mengakses komputer. Hal ini tentu saja akan menghemat anggaran sekolah dalam menyediakan komputer di kelas.

Anda dapat membandingkan penggunaan satu buah aplikasi presentasi yang digunakan di depan kelas oleh seorang guru untuk menyampaikan perkuliahan. Sedangkan penggunaan teknologi Multipoint memungkinkan siswa tidak sekedar melihat presentasi di dalam kelas, namun ikut secara aktif mengakses presentasi tersebut lewat mouse yang ada di mejanya. Lewat skenario seperti ini tidak hanya guru yang aktif di depan kelas, namun para siswa juga aktif dalam kegiatan pembelajaran.

Sekarang Anda dapat mencobanya di kelas. Untuk mencoba teknologi ini silahkan sediakan sebuah komputer di dalam kelas, kemudian beberapa buah mouse, lalu download aplikasi gratis tambahan (add-ins) untuk Microsoft PowerPoint 2007 bernama Mouse Mischief. Aplikasi ini merupakan aplikasi sederhana yang memungkinkan Anda membuat kuis interaktif untuk digunakan sebagai media evaluasi proses pembelajaran. Silahkan kunjungi halaman ini untuk informasi lebih lanjut mengenai teknologi ini.

Do It Yourself Project : Menyelenggarakan Multipoint Video Conferencing Menggunakan Skype


5369_1206539645132_1277908019_609959_5949098_n

Gubernur Sulawesi Selatan Berdialog dengan PSBG DBE2 USAID

Menyelenggarakan video conference dengan banyak orang di tempat terpisah terkadang di benak kita masih terbesit pikiran untuk melakukannya butuh biaya yang mahal. Ada berbagai macam peralatan yang biasa digunakan untuk melakukan hal tersebut salah satunya Polycom, namun perangkat tersebut harganya tentu saja harganya sangat mahal, sekitar 80 jutaan. Hal ini tentu saja sangat mustahil untuk bisa dilakukan oleh institusi atau pribadi dengan kocek minim 🙂 .

Ada alternatif lain untuk menyelenggarakan video conference dengan 4 (empat) tempat berbeda atau yang sering disebut dengan multipoint video conference, yaitu memanfaatkan aplikasi gratis Skype. Skype adalah salah satu perangkat VoIP (Voice Over Internet Protocol) yang dapat digunakan untuk melakukan komunikasi suara, teks dan gambar video secara gratis dan sangat populer di dunia maya. Aplikasi Skype ini secara default hanya dapat digunakan untuk berkomunikasi video secara point-to-point saja, alias antara satu peserta dengan satu peserta. Namun dengan sedikit kreatifitas, aplikasi ini akan kita gunakan untuk melakukan komunikasi multipoint, atau dengan banyak tempat dan client.

5369_1206505364275_1277908019_609906_7287322_n

Suasana Video Conference

Kami telah mengujicobakan hal ini ketika pelaksanaan kegiatan video conference yang dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Selatan (Syahrul Yasin Limpo) dengan 3 (tiga) Pusat Sumber Belajar Gugus (PSBG) binaan DBE2 USAID beberapa waktu yang lalu dalam acara Dies Natalis Universitas Negeri Makassar, Sulawesi Selatan. Hasilnya memang tidak begitu sempurna, artinya sedikit berbeda kualitas dengan dibandingkan dengan perangkat video conference yang mahal seperti Polycom. Namun hal ini cukup memberikan pengalaman tersendiri khususnya untuk beberapa PSBG yang mengikuti acara ini, yaitu PSBG Pelita Ilmu di Pangkep, PSBG Karya Mandiri Guru di Makassar dan PSBG Harapan Baru di Jeneponto dimana mereka untuk pertama kalinya dapat melakukan dialog secara langsung dengan Rektor UNM dan Gubernur Sulawesi Selatan.

Baca lebih lanjut