Arsip Bulanan: Mei 2009

Bagaimanakah Pemanfaatan ICT yang Efektif dalam Aktivitas Pembelajaran di Kelas?


Suasana diskusi interaktif di SDIT Al-Firdaus, Semarang

Suasana diskusi interaktif di SDIT Al-Firdaus, Semarang

Saat ini banyak sekolah yang mengaku telah menerapkan ICT (Information and Communication Technology) dalam pembelajarannya, namun ketika melihat kedalam sekolah tersebut, ternyata penerapan ICT yang dimaksud hanyalah pengembangan infrastruktur laboratorium komputer, pembuatan web sekolah, sistem administrasi sekolah yang terkomputerisasi, perpustakaan sekolah digital dan penggunaan LCD proyektor di dalam kelas yang hanya sebagai pengganti papan tulis konvensional. Ratusan juta rupiah telah dikeluarkan untuk pengadaan infrastruktur komputer dan jaringan tanpa ada peningkatan berarti dari kualitas pembelajaran.

Di dalam ruang kelas pun, sekolah yang memiliki laboratorium komputer dengan jumlah komputer yang memadai, hanya memanfaatkan perangkat TIK yang ada untuk mengajarkan keterampilan teknologi informasi kepada para siswanya saja, tak ubahnya seperti kelas kursus komputer pada umumnya.

Padahal, perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi sebenarnya dapat dimanfaatkan lebih jauh untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di ruang kelas dengan cara mengintegrasikannya ke dalam kurikulum yang ada. Peran guru menjadi sangat penting sebagai sutradara kegiatan pembelajaran di kelas, selain harus menguasai keterampilan teknologi informasi, guru juga harus mampu menyajikan metode pengajaran yang inovatif, yang berpusat kepada siswa (learner centered), membuat siswa lebih aktif dalam bertanya dan mengungkapkan ide dan gagasan, membawa siswa kedalam tingkat berfikir yang lebih tinggi (high order thinking), membuat siswa lebih kreatif, menghadirkan suasana ruang kelas yang lebih menyenangkan sehingga siswa senang untuk belajar, serta membuat siswa mampu bekerja sama dengan rekan lainnya.

Baca lebih lanjut

Membuat Majalah Online dengan OpenZine


OpenZine, aplikasi Web 2.0 untuk membuat majalah online

OpenZine, aplikasi Web 2.0 untuk membuat majalah online

Mempublikasikan berita komunitas, majalah sekolah dan portfolio siswa secara online dapat dengan mudah Anda lakukan menggunakan sebuah aplikasi Web 2.0 bernama OpenZine. Lewat fasilitas ini Anda tidak sekedar menyertakan media teks dan gambar saja seperti halnya ketika kita membuat majalah konvensional, dalam malajah online yang dibuat menggunakan OpenZine, kita dapat menyertakan audio dan video, sehingga majalah online kita akan nampak lebih interaktif. Bahkan Anda pun dapat berkolaborasi bersama teman-teman untuk menyusun majalah online.

Skenario Integrasi OpenZine dalam Aktivitas Pembelajaran

Contoh tampilan sampul majalah online yang dibuat menggunakan OpenZine

Contoh tampilan sampul majalah online yang dibuat menggunakan OpenZine

Dalam pembelajaran berbasis proyek (PBL, Project Based Learning) kita dapat menggunakan aplikasi OpenZine sebagai media bagi siswa/siswi kita ketika membuat portfolio elektroniknya (E-Portfolio). Mereka dapat dengan mudah menyusun portfolio dalam bentuk majalah online, berkolaborasi dengan teman satu kelompoknya untuk membangun sebuah majalah, dan mempublikasikan lewat Internet dengan mudah.

Melatihkan keterampilan ini selain melatihkan keterampilan penggunaan teknologi informasi juga melatih soft skill mereka tentang bagaimana bekerjasama dan berempati dalam kelompok, berkomunikasi lewat media online, dan berkreatif dengan menuangkan ide dalam tulisan.