Monthly Archives: November 2010

Bagaimanakah Menstrukturisasi Kerja dalam Kelompok Kecil?


Saya pernah melakukan pengelompokan siswa dalam pembelajaran di kelas dan memberi mereka tugas untuk dikerjakan bersama. Namun ada peserta didik yang aktif dan ada pula yang sangat pasif. Peserta yang aktif cenderung mendominasi sehingga beban pekerjaan tidak terbagi merata. Bagaimana mengatasi hal ini? Bagaimanakah agar kerja kelompok menjadi efektif?

Nah rekan pendidik dimanapun Anda berada agar kelompok kecil menjadi efektif, maka sejumlah elemen perlu dipertimbangkan dalam menstrukturisasikan tugasnya. Sebelum menetapkan tugasnya, tujuan kegiatan perlu dinyatakan dengan jelas dan kegiatan tersebut perlu dijelaskan dengan cara sedemikian rupa sehingga tidak akan ada ambiguitas tentang hasil yang diharapkan dari tugas tersebut.

Guru perlu menjelaskan bahwa murid-murid diharapkan saling bekerja sama di dalam kelompoknya. Menurut Slavin (1993), tujuan itu perlu dijadikan tujuan kelompok untuk memfasilitasi kerja sama, yang perlu disertai dengan akuntabilitas individual untuk tugas yang dikerjakan guna menghindari efek “free-rider”. Kompetisi tertentu dengan kelompok-kelompok lain juga dapat membantu murid untuk bekerja sama dengan sesama anggota kelompoknya, demikian juga penggunaan shared-manipulative atau sarana seperti komputer. Baca lebih lanjut

Belajar Secara Kooperatif atau Kolaboratif?


Banyak yang menganggap pembelajaran kooperatif (cooperative learning) adalah sama dengan pembelajaran kolaboratif (collaborative learning). Namun beberapa pakar ada juga yang membedakannya. Nah, manakah yang benar?

Tulisan ini sebenarnya mencoba menjawab beberapa pertanyaan yang muncul dari para pendidik yang pernah mengikuti pelatihan pembelajaran aktif yang saya fasilitasi. Pertanyaannya adalah “Samakah pembelajaran kooperatif dengan kolaboratif? Lantas dimanakah perbedaannya?”. Untuk lebih jelasnya, mari kita kupas satu persatu. Baca lebih lanjut

Free E-Book : Mudah Membuat Bahan Ajar Multimedia dengan Microsoft Producer for PowerPoint


Akhirnya selesai juga buku elektronik yang saya tulis tentang Microsoft Producer for Microsoft PowerPoint. Buku ini sangat bermanfaat bagi para dosen, guru dan praktisi multimedia yang ingin mempelajari bagaimana melakukan produksi bahan ajar multimedia berbasis presentasi multimedia PowerPoint. Microsoft Producer adalah sebuah aplikasi tambahan MS. PowerPoint yang berguna untuk menambahkan konten video dan audio dalam presentasi, yang hasil penyusunannya dapat didistrubusikan via Internet (web) dan CD/DVD.

Aplikasi yang mudah digunakan ini, menjadi primadona para praktisi multimedia untuk menghasilkan konten multimedia dengan cara yang cepat. Aplikasi ini menjadi pasangan yang tepat bagi Anda yang ingin memperkaya presentasi PowerPoint, untuk dapat digunakan memperkaya ruang kelas online Anda yang tersimpan dalam Learning Management System (LMS) semacam Moodle ataupun mendistribusikannya lewat media CD/DVD untuk disimpan dalam perpustakaan multimedia di sekolah/universitas Anda.

Silahkan mendownload buku elektronik tersebut disini. Selamat bereksplorasi dan semoga bermanfaat!.

Segera Terbit : Buku “PAKEMATIK, Strategi Pembelajaran Inovatif Berbasis TIK” Oleh Elexmedia Komputindo


Beberapa hari yang lalu saya mendapatkan kabar dari Penerbit Elexmedia Komputindo Jakarta kalau naskah buku saya yang berjudul “PAKEMATIK, Strategi Pembelajaran Inovatif Berbasis TIK (Panduan Praktis Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran untuk Sekolah Standar Nasional dan Bertaraf Internasional” telah diterima untuk diterbitkan. Berita ini tentunya sangat menggembirakan saya, karena setelah beberapa tahun berhenti menulis, ternyata masih ada penerbit yang mau menerbitkan buku saya lagi :).

Sekedar informasi, buku setebal 200 halaman ini akan terbit pada bulan Desember 2010. Buku ini mengupas strategi dan model integrasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam aktivitas pembelajaran aktif yang berpusat pada siswa dalam berbagai skenario pembelajaran, dengan tujuan utama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas, sehingga nantinya diharapkan dapat mempermudah para pendidik yang tengah mengembangkan Sekolah Standar Nasional (SSN), Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) dalam melakukan adaptasi dan mengadopsi aktifitas-aktifitas yang dipaparkan dalam kegiatan pembelajaran mereka. Baca lebih lanjut