Arsip Bulanan: Januari 2007

Update Tarif Internet Murah


Internet murah di negri ini?, wah mimpi kali yeee… Hal inilah yang menyebabkan implementasi E-Learning di Indonesia belum terlihat marak geliatnya. Namun jika melihat adu/perang tarif dari internet provider memang sekilas kita melihat penurunan tarif internet dari waktu ke waktu. Setelah beberapa vendor telekomunikasi berperang tarif GPRS dan PDN di tahun 2006 lalu, ternyata terdapat sebuah kecenderungan bahwa mereka di tahun 2007 ini berusaha menggaet mitra/pengguna yang tadinya asyik memanfaatkan tarif promo di tahun 2006 untuk menjadi pelanggan tetap mereka dengan meluncurkan program layanan pasca bayar yang tarifnya hampir sama murahnya dengan tarif promosi pra bayar yang berlaku di tahun 2006 kemarin.

Penulis melihat pertarungan hebat tarif koneksi internet untuk kelas personal antara Indosat StarOne, Mobile-8 (Fren), XL-3G dan Telkom Speedy. Untuk produk dari StarOne, Mobile-8 dan XL penulis mendaftar tarif internet murah mereka dari produk pasca bayar. Berikut ini adalah tabel tarif koneksi data terbaru yang diperoleh dari situs masing-masing :

Tarif

Launching TryOut Ujian Akhir Nasional Online v1.00 Beta Version


Selama kurang lebih 2 (dua) bulan lamanya teman-teman pengembang software di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Komputer dan Teledukasi, sebuah lembaga yang dibentuk untuk mengatur penyelenggaraan E-Learning di UNISSULA, bekerja keras untuk membangun sebuah sarana ujicoba/try out Ujian Akhir Nasional (UAN) bagi SMU/SMK. Aplikasi berbasis web tersebut kami namakan TryOut UAN Online. Pada saat ini kami meluncurkan versi 1.00 Beta Version, yang berarti versi tersebut masih dalam taraf ujicoba aplikasi. Anda pun dapat berpartisipasi untuk melakukan ujicoba untuk kemudian memberikan komentar dalam blog ini, aplikasi tersebut dapat dikunjungi di http://sinau.unissula.ac.id/un/.

TryOut

Aplikasi ditujukan bagi sekolah dan siswa/i SMU dan SMK untuk menguji kesiapan dalam menghadapi Ujian Akhir Nasional 2007. Bidang studi dan mata uji yang diujikan dalam aplikasi ini sama dengan apa yang diujikan dalam Ujian Akhir Nasional. Peserta uji pun dapat langsung melihat hasil ujicoba setelah selesai menyelesaikan soal-soal ujian. Semoga aplikasi ini dapat memberi manfaat bagi sekolah menengah atas di Indonesia, dan siswa/i yang nantinya akan menghadapi Ujian Akhir Nasional. [The Indiebrainer]

Today, Launch TRYOUT Ujian Nasional 1.0 Beta Version


Almost 2 month our software development team in UPT Komputer & Teledukasi Islamic University of Sultan Agung (UNISSULA) Semarang developing new internet application, it called TRYOUT UAN ONLINE. You can access this web application at http://sinau.unissula.ac.id/un/. Now, this apps is still in beta version, it means that this application not ready for published, but it just for trying out. It made for students in high school, to prepare themself in Ujian Nasional 2007. You can try it now, please give me a comment to make it better.

TryOut UN Online

UELCE Making Blog Workshop


Yesterday, (27/01/07) i was invited by my student Zamroni and Andex to presenting course material about making blogs on UELCE Blog Workshop. UELCE is stand for UNISSULA Enterpreneurship and Leadership Center, this organization developed by UNISSULA to enhance students ability in enterpreneurship and leadership. At this event i just give a short brainstorming about blogging and benefit of its. There are 25 students attend at UNISSULA Computer Laboratory. I would like to say thank you to Zamrony and Andex, because they organized this event perfectly.

Daftar Piranti E-Learning Gratisan


Jane Hart seorang konsultan pendidikan asal Inggris telah berbaik hari membuat daftar perangkat e-Learning gratis. Dalam daftar yang dibuatnya tersebut terdapat sekitar 566 tool e-learning gratis yang siap digunakan. Selain daftar nama serta alamat untuk menggunakan dan mendownload, Jane Har juga menyediakan panduan penggunaan tool-tool ini. Butuh waktu berjam-jam untuk mencoba satu persatu link yang ada. Selamat mencoba piranti e-Learning tersebut!. [The Indiebrainer]

Membudayakan Penggunaan Kalender Hijriyah


Saat ini umat Islam begitu bersemangat ketika merayakan tahun baru Masehi, tiap malam akhir tahun pastilah diselenggarakan pesta-pesta dan pertunjukan yang begitu mewah dan gemerlap, namun apa yang terjadi ketika tahun baru agamanya (hijriyah)?. Di kampus kami, kemarin pada tanggal hari Senin 22 Januari 2007 diselenggarakan peringatan Tahun Baru Hijriyah, dalam acara tersebut diisi pula orasi ilmiah oleh Ketua MPR-RI Bapak DR. H. Hidayat Nur Wahid, MA. Dalam pembukaan acara, Bapak Rektor UNISSULA menyampaikan sambutan yang secara garis besar berisi tentang bagaimana terbentuknya kalender hijriah, kalender hijriah yang dulu sempat menjadi penanggalan yang resmi digunakan di seluruh dunia, perang peradaban yang terjadi,yang membuat umat Islam sedikit demi sedikit mulai meninggalkan perdabannya sendiri, yang membuat umat Islam saat ini kebanyakan hanya menjadi followers, bukan menjadi leaders.

Dalam acara tersebut kebetulan kami ditugaskan untuk membuat konten visualisasi video yang ditampilkan dalam acara tersebut. Dalam video pertama, yaitu tentang “Membudayakan Penggunaan Kalender Hijriyah”, yang video-nya disertakan dalam posting ini, kami mewawancarai para ahli falaq. Beliau bercerita bahwa tahun Jawa yang saat ini dianut oleh sebagian besar masyarakat Jawa sebenarnya sudah Islami. Yang memprakarsai perubahan dari tahun Saka ke tahun Jawa Islam adalah raja mataram Islam bernama Sultan Agung, yang namanya diabadikan menjadi nama universitas dan yayasan pendidikan kami. Terdapat statement yang sangat menarik seputar tanggal proklamasi kemerdekaan negara kita, yang di tahun Masehi itu jatuh pada tanggal 17 Agustus, namun tidak ada yang merayakan hari bersejarah tersebut dengan menggunakan kalender Hijriyah, yang kebetulan jatuh pada tanggal 9 Ramadhan. Seharusnya perayaan hari kemerdekaan kita lakukan pada bulan puasa… bagaimana menurut Anda? [The Indiebrainer]

E-Learning, Tak Sekedar Menyiapkan Teknologi


Semenjak Tahun 2001, Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang telah menerapkan e-Learning di dalam proses pembelajarannya. Bahkan untuk LMS-nya (Learning Management System) – portal pembelajaran sebagai virtual classroom – kita melakukan developing sendiri. E-Learning di UNISSULA bernama SINAU, yang dalam bahasa Jawa artinya belajar. SINAU merupakan singkatan dari Studi Interaktif UNISSULA. Dalam framework e-Learning SINAU ini tim pengembang dalam hal ini UPT Komputer dan Teledukasi membuat berbagai wahana belajar elektronik misalnya SINAU-ONLINE sebagai LMS/Virtual Classroom dan SINAU-CDMEDIA yang berfungsi sebagai Multimedia CD Authoring System.

Kembali lagi bahwa e-Learning tidak semata-mata masalah teknologi, ketika kita telah menyiapkan teknologi sehebat apapun, tanpa komitmen kuat dari pemakai, regulasi dari stake holder dan proses sosialisasi yang giat maka teknologi yang disiapkan akan sia-sia. Kami kira ini adalah kondisi riil di setiap institusi pendidikan yang berusaha menerapkan e-Learning. Banyak pengembang e-Learning di universitas menggembar-gemborkan LMS yang mereka pakai dan bangun, mereka hanya berkutat membangun atau menginstalasi LMS (Moodle misalnya), namun mereka terlupa untuk melakukan ketiga hal diatas, yaitu menggalang komitmen, membuat kebijakan dan regulasi serta menggiatkan proses sosialisasi. Sangat mubazir jika sistem yang kita bangun dengan susah payah itu tidak memiliki banyak pengguna. – Tulisan ini sedikit banyak diilhami dari perbincangan penulis dengan Mas Winny, pengembang e-Learning di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ketika melakukan studi banding ke Fakultas Kedokteran UNISSULA Semarang, hari Rabu 24 Januari 2007 yang lalu –