Arsip Kategori: Creative Ideas

Bagaimana Membuat Alat Evaluasi Kompetensi Pemecahan Masalah? [Menjawab Pertanyaan dari Fitria Hima Mahligai]


Metode IDEAL untuk Pemecahan Masalah

Setelah mempublikasikan tulisan saya tentang perbedaan Project Based Learning dan Problem Based Learning, sebuah pertanyaan datang pagi ini dalam fasilitas komentar blog saya.

Pertanyaan datang dari Ibu Fitria Hima Mahligai seorang guru SMP di Pemalang, Jawa Tengah. Beliau ini merupakan rekan kerja saya dulu di proyek DBE2 USAID. Berikut adalah pertanyaannya:

Dear Pak Gora,
Terima kasih saya jadi tambah paham. Di sekolah tempat saya mengajar, Bapak & Ibu guru masih banyak yang bingung untuk membuat alat evaluasi kompetensi pemecahan masalah. Saya sudah mengenalkan model-model pembelajaran yang mengintegrasikan TIK, di situ banyak model yang bisa dikombinasi untuk mengasah kompetensi pemecahan masalah siswa. Tapi bukti-bukti hasil belajar siswa misalnya yang berupa peta konsep, lembar kerja atau produk penelitian siswa belum bisa diterima (dianggap belum cukup) sebagai bukti untuk memberikan penilaian. Sehingga jadi enggan menggunakan pembelajaran yang lebih high ordered thingking tadi. Selalu larinya ke soal-soal cerita saja. Bagaimana pendapat Pak Gora atau rekan-rekan? Padahal misinya adalah meningkatkan kompetensi siswa agar menjadi insan bermutu tinggi.

Baca lebih lanjut

Project Based Learning VS Problem Based Learning


PBL, Student Centered Learning

“Apa bedanya Project Based Learning dan Problem Based Learning?” Pertanyaan ini mungkin merupakan pertanyaan klasik bagi para pendidik yang masih penasaran tentang dua strategi pengajaran ini.

Untuk mengobati penasaran, saya mencoba mencari dan mengumpulkan beberapa literatur di Internet untuk menjawab pertanyaan tersebut. Terdapat beberapa pandangan mengenai perbedaan kedua strategi pengajaran ini.

Baca lebih lanjut

Dalam 5 Menit Bikin Aplikasi Handphone Tanpa Koding? Kok Bisa?


Mobile Apps World

Mau bikin aplikasi mobile (handphone) tapi keahlian programming masih minim? Tenang saja, Anda masih tetap berkreasi meski punya kemampuan coding yang minim 🙂 Dengan Internet dan web 2.0, membuat aplikasi mobile dengan cepat dapat dilakukan tanpa perlu jadi ahli programming dahulu.

Anda dapat membuat aplikasi mobile hanya dalam hitungan menit, dan hasilnya dapat dijalankan dalam berbagai platform sistem operasi mobile populer seperti Android, iPhone, Blackberry, Windows Phone, dsb. Berikut adalah daftar penyedia mobile application generator yang layak Anda sambangi.

Baca lebih lanjut

Menjadi Pemateri Bimtek Guru TIK SMA Direktorat P2TK Dikmen


Image

Memberikan presentasi tujuan kegiatan lokakarya

Dalam rangka meningkatkan kompetensi guru TIK tingkat SMA, P2TK Dikmen menyelenggarakan BIMTEK untuk para guru TIK se-Indonesia. Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari pada tanggal 1 – 4 Mei 2012, diselenggarakan di Hotel Garden Permata, Bandung. Diikuti oleh 87 peserta dari berbagai Propinsi. Selama 4 hari, para peserta mendapatkan materi dari beberapa Nara Sumber khususnya tentang LMS (Learning Management System).

Kegiatan ini langsung dibuka oleh Direktur P2TK Dikmen Bapak Surya Dharma, Ph.D. yang langsung dilanjutkan dengan materi pertama yaitu Pembelajaran Abad 21. Dalam Bimtek kali ini, Intel ikut serta dalam memberikan materi tentang bagaimana menjadi Fasilitator Online. Peserta terlihat sangat antusias sekali dengan materi tersebut, karena bagi sebagian besar peserta Bimtek, LMS sudah tidak asing lagi bagi mereka. Selain itu, jika Proses pemanfaatan LMS tidak maksimal maka hasilnya pun tidak akan maksimal. Maka dari itu Intel memberikan materi tersebut untuk mendukung para guru agar dapat mengimplementasikannya di sekolah masing-masing. Baca lebih lanjut

Bagaimana Mengembangkan Multimedia Pembelajaran Interaktif yang WOW?


Presentasi Mengembangkan MPI

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada tanggal 28 Februari 2012 saya diundang oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi FMIPA – Fisika Universitas Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara untuk berbagi ilmu tentang “Pengembangan Bahan Ajar Multimedia Interaktif” dalam acara Seminar Nasional Pendidikan Berbasis Teknologi Informasi di kampus tersebut.

Seminar yang dihadiri oleh 100 an peserta yang terdiri dari dosen, guru dan mahasiswa ini bertujuan untuk membuka wawasan tentang bagaimana memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam menyusun bahan ajar yang interaktif, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas dan meningkatkan minat belajar siswa.

Waktu yang diberikan panitia cukup lama, yaitu selama 2 (dua) jam, sehingga saya sangat leluasa untuk menyampaikan materi, melakukan tanya jawab serta berdiskusi dengan para peserta. Berbeda dengan seminar-seminar yang saya bawakan sebelumnya, karena waktu yang diberikan begitu panjang, saya merasa memiliki banyak waktu untuk memberikan semua pengetahuan dan berinteraksi dengan peserta.

Baca lebih lanjut

40 Keterampilan Teknologi yang Wajib Dikuasai Pendidik (Update)


Laura Turner, seorang praktisi teknologi pendidikan mencatat berbagai keterampilan teknologi yang harus dikuasai oleh pendidik pada era sekarang. Pada tahun 2005 beliau merilis sebuah tulisan 20 keterampilan teknologi dasar yang harus dikuasai pendidik dalam The Journal, kemudian di tahun 2010 beliau menulis kembali 20 keterampilan teknologi bagi pendidik di Guide2DigitalLearning sebagai lanjutan dari tulisan sebelumnya. Sayapun telah menambahkan beberapa keterampilan sebagai update atas daftar yang telah dikumpulkan sebelumnya. Berikut adalah keterampilan-keterampilan tersebut.

(Update Terakhir : 08/01/2012)

Baca lebih lanjut

Meneropong Tren Teknologi Pembelajaran di Tahun 2012


Mumpung masih berada di awal tahun tidak ada salahnya The Indiebrainer mengulas tren teknodukasi (teknologi pembelajaran) di tahun 2012 ini. Ulasan dan prediksi ini merupakan hasil pengumpulan referensi dari beberapa sumber, sehingga bukan murni dari prediksi pribadi saya. Secara garis besar teknologi yang masih dan akan menjadi tren adalah :

1. Mobile Phone

Teknologi lama ini masih menjadi primadona di tahun ini, pemanfaatan piranti mobile phone untuk pembelajaran masih akan menjadi tren. Pemanfaatanya sebagai media akses web (internet) secara mobile untuk mengakses berbagai informasi serta peranannya sebagai pemutar media, memungkinkan para siswa dan guru melakukan kegiatan belajar mengajar kapan saja dan dimana saja. Saat ini sebagian besar siswa di kota besar telah memiliki perangkat ini sehingga barang ini bukan merupakan barang mewah lagi. Hadirnya beberapa smartphone murah dan koneksi Internet yang murah turut pula menambah jumlah populasi pengguna Internet yang mengakses menggunakan piranti komunikasi bergerak ini. Baca lebih lanjut