Bagaimana Membawa Twitter ke Dalam Kelas?


Twitter untuk kelas Anda

Salah satu alasan membawa teknologi informasi dan komunikasi dalam ruang kelas adalah guru dan siswa dapat memperoleh informasi secara cepat dan belajar dengan menyenangkan. Salah satu tool yang sedang nge-trend saat ini adalah Twitter. Aplikasi micro-blogging gratis ini memungkinkan penggunanya untuk mengirimkan informasi sepanjang 140 karakter dengan mudah dan cepat. Saya sangat menyukai aplikasi ini, karena selain update status via web, sayapun bisa melakukannya di handphone.

Sebagai seorang fasilitator/pendidik kreatif tentu saja kita harus mampu untuk menggunakan berbagai macam media dan mengkombinasikannya untuk mendukung tujuan pembelajaran kita. Dengan penggunaan teknologi khususnya Twitter, peserta/siswa akan merasa senang untuk belajar karena mendapatkan hal baru dan pengalaman baru. Nah, bagaimanakah cara pemanfaatan Twitter ini di dalam kelas?.

Beberapa waktu lalu saya telah mencoba mengujicobakan penggunaan Twitter dalam kelas pelatihan saya. Twitter saya gunakan untuk berdiskusi dan saling memberi komentar dalam forum diskusi refleksi. Untuk memulai kegiatan ini Anda dapat memberikan pertanyaan diskusi atau refleksi pada akhir sesi pelatihan, misalnya “Hal apa yang paling menarik dari sesi pelatihan hari ini?”, atau “Sebutkan 3 (tiga) hal yang Anda pelajari pada hari ini”. Berikutnya minta peserta untuk memberikan komentar menggunakan Twitter, caranya cukup ketikkan dalam kotak update status, sepanjang 140 karakter dengan diawali hashtag #. Misalnya seperti yang saya gunakan, mereka menuliskan komentar diskusi dengan format hastag #kursusonline diawal tanggapan/komentar mereka.

Selanjutnya buatlah sebuah halaman web yang dapat menampilkan komentar peserta didik/siswa Anda menggunakan layanan gratis yang disediakan oleh Tweetwall. Layanan Tweetwall ini dapat menampilkan status-status Twitter yang menggunakan hashtag tertentu. Silahkan melihat Tweetwall yang saya gunakan untuk menampilkan komentar dengan awalan hashtag #kursusonline. Jangan lupa untuk membacakan di depan kelas setiap komentar yang masuk kedalam Tweetwall Anda, dan langsung memberikan tanggapan jika terdapat pertanyaan.

Dengan cara seperti itu, para peserta didik akan mengalami sebuah pengalaman baru yang menyenangkan dalam berdiskusi. Berikan kebebasan kepada mereka untuk menggunakan Twitter yang ada di komputer atau pada Handphone. Cara berdiskusi semacam ini akan membuat mereka senang, selain memberikan kesempatan kepada mereka belajar teknologi dan sesuatu hal baru.

Tagged: , , , , , , ,

5 thoughts on “Bagaimana Membawa Twitter ke Dalam Kelas?

  1. elfaridi Januari 18, 2010 pukul 12:42 am Reply

    nice post…………..

  2. gora Januari 18, 2010 pukul 12:54 am Reply

    Terima kasih!

  3. Dwi Wahyudi Februari 22, 2010 pukul 8:55 am Reply

    Pemikirannya bagus banget mas, mungkin kedepannya untuk berdiskusi kita tidak perlu saling bertatap muka lagi. Cukup dgn twitter, selesai….

  4. Widayanto The Star Juli 7, 2010 pukul 6:55 am Reply

    thanks sangat bermanfaat
    http://widayanto84.wordpress.com/

  5. Sonya Desember 14, 2010 pukul 11:24 am Reply

    Ide bagus mas!😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: