Cerita dari Intel Asia Senior Trainer Summit 2009 Vietnam


Bersama Para Pemateri dari Intel Education (Rattan Saleem, Agnes Nathan dan Teressa Maves)

Bersama Para Pemateri dari Intel Education (Rattan Saleem, Agnes Nathan dan Teressa Maves)

Pada tanggal 15-19 Juni 2009 saya berkesempatan mengikuti acara Intel Asia Senior Trainer Summit 2009 yang diselenggarakan oleh Intel Education Asia. Acara pertemuan para Senior Trainer dari seluruh negara di Asia yang dilaksanakan setiap tahun ini, kali ini diselenggarakan di Ho Chi Minh City, Vietnam tepatnya di Saigon Palace Hotel. Acara ini merupakan Intel Asia Senior Trainer Summit pertama kali yang pernah saya hadiri semenjak menjadi Senior Trainer pada program IntelTeach baik untuk pelatihan Getting Started ataupun Essentials Course.

Beberapa negara yang turut serta dalam pertemuan ini antara lain, Indonesia, Vietnam (sebagai tuan rumah), Malaysia, Filipina, Kamboja, India, Pakistan, Korea, China, Taiwan, Thailand dan Australia. Dari Indonesia, kami hadir berlima yaitu Brimy Laksmana (Education Manager, Intel Education Indonesia), Agnito Moningka, Popo Ronald Alexander, Arif Nugraha dan saya sendiri Winastwan Gora.

Mengapa acara tersebut begitu menarik? Selama pertemuan ini, kami mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman baru seputar strategi pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam proses pembelajaran. Di hari pertama, kami diperkenalkan dengan produk Intel Teach Elements, yaitu modul-modul materi yang spesifik membahas tentang elemen dari kursus Intel Teach. Elemen yang diajarkan dan diperkenalkan ke kami kali ini adalah tentang PBL (Project Based Learning). Dalam sesi ini kami mempelajari dasar PBL dengan metode Jigsaw learning untuk mempercepat pemahaman peserta pelatihan tentang PBL ini.

Mendiskusikan Project Based Learning

Mendiskusikan Project Based Learning

Materi lain yang dibahas dalam pelatihan ini adalah tentang bagaimana mendesain project dalam PBL (disampaikan oleh Bushra dari Pakistan), anatomi evaluasi dalam PBL (disampaikan oleh Teressa Maves dari Intel Education USA), pendalaman materi tentang kecakapan abagd ke-21 (21st century skill), pemikiran tingkat tinggi (high order thinking), pemanfaatan Web 2.0 dalam pembelajaran, serta berbagi pengalaman terbaik (best practise) dari teman-teman perwakilan dari beberapa negara. Dalam pertemuan ini kami juga berkesempatan untuk mengikuti webinar (web seminar) yang dipaparkan oleh Joe Rattner (Corporate Technology Officer Intel Corp. USA) tentang singularity intellegence yang semakin di dekat didepan mata.

Selain mengikuti acara pelatihan, kami juga berkesempatan untuk berwisata belanja di kota Ho Chi Minh, menikmati pertunjukkan wayang air khas Vietnam, dan menikmati sajian makanan khas Vietnam. Semoga pengalaman berharga ini dapat berguna dan bermanfaat bagi integrasi Teknologi Informasi dalam pembelajaran lewat program Intel Teach kedepannya.

Tagged: , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: