Manajemen Kelas dengan Jumlah Komputer Terbatas


Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pembelajaran di kelas harus dibarengi dengan penyediaan perangkat TIK seperti komputer dan piranti multimedia yang memadai agar kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik. Namun pada kenyataannya tidak semua sekolah di Indonesia dapat menyediakan perangkat sesuai dengan jumlah siswa, misalnya satu murid dengan satu komputer. Pengadaan komputer dan perangkat TIK sesuai dengan jumlah ideal tentu saja akan membutuhkan dana yang besar belum lagi biaya operasional yang dikeluarkan setiap bulannya seperti biaya listrik dan pemeliharaan.

Hal diatas tentu saja membutuhkan perlakuan khusus agar kegiatan integrasi TIK dalam proses pembelajaran dapat tetap terlaksana tanpa harus tersedia jumlah perangkat TIK yang ideal. Manajemen Kelas dengan Komputer Terbatas, ya kami menyebutnya seperti itu… Dengan modifikasi pengaturan kelas, kita dapat memanfaatkan jumlah komputer yang terbatas pada kelas untuk melaksanakan integrasi TIK dalam pembelajaran di kelas.

Dalam artikel PDF yang disertakan dalam postingan ini memberikan contoh atau model bagi para peserta bagaimana komputer dapat digunakan oleh sekelompok besar siswa, membantu para guru merasa nyaman dalam menerapkan pendekatan pembelajaran aktif dengan para siswanya dengan menggunakan jumlah TIK yang terbatas, membantu para guru dalam memahami bagaimana lingkungan pembelajaran yang berorientasi-pada-proyek dan berpusat-pada-siswa dapat memfasilitasi pembelajaran siswa, serta meningkatkan kesadaran akan adanya potensi pembelajaran dari beberapa sarana TIK sebagai berikut: kamera digital, program spreadsheet, dan program presentasi elektronik.

Sebagai gambaran bahwa tujuan dari modul PDF dibawah ini adalah memberikan contoh bagi guru mengenai bagaimana menggunakan komputer secara efektif dengan 20-25 siswa. Sebagai guru yang memiliki akses TIK terbatas, adalah penting untuk memaksimalkan penggunaan TIK dalam kelas. Penelitian di bidang pendidikan menunjukkan bahwa TIK menjadi sangat efektif apabila digunakan dengan cara yang kolaboratif dan berpusat-pada-siswa. Para guru yang masih baru mengenal teknologi dan metodologi yang berpusat-pada-siswa membutuhkan bantuan untuk menggunakan TIK dengan cara ini. Modul ini disusun dengan tujuan membantu para guru untuk melakukannya.

Modul PDF yang dapat didownload di bawah adalah susunan kegiatan yang terdiri dari 2 bagian: 1) Komunitasku dan 2) Museum Digital. Para guru diberi tugas yang berbasis-proyek yaitu: menciptakan sebuah museum digital yang menjadi ajang pameran kebudayaan, sejarah, kondisi ekonomi, dan ciri-ciri dari komunitas mereka.

Dalam Bagian Satu: Komunitasku (modul ini), siswa bekerja dalam tim yang terdiri dari 4-5 orang untuk mengumpulkan data (Tim-tim ini dapat lebih besar lagi dengan syarat setiap individu memiliki peran dalam kelompok – yang ditentukan oleh guru dan para siswa – dan akan akan diatur secara tertulis dalam lembar kerja). Setiap anggota tim akan mempunyai peran tertentu dan setiap tim akan ditugaskan untuk bekerja di sebuah “stasiun” atau pusat pembelajaran dimana mereka akan melakukan “penelitian lapangan” – yaitu, pengumpulan infomasi yang dibutuhkan untuk setiap stasiun. Setelah 45 menit, mereka akan pindah ke stasiun kedua, dan setelah 45 menit berikutnya mereka berotasi ke stasiun ketiga. Dalam 2 jam 5 menit, setiap tim akan telah melalui ketiga stasiun tersebut dan telah memiliki seluruh data yang dibutuhkan untuk beranjak ke bagian kegiatan berikutnya.

Download Modul :

Modul2-PembelajaranAktifDenganTIK-Komunitasku-PDF

Modul3-PembelajaranAktifDenganTIK-MuseumDigital-PDF

Semoga modul diatas dapat memberikan inspirasi kepada para guru untuk dapat mengintegrasikan penggunaan TIK dengan pembelajaran aktif dalam pembelajaran di kelas dengan segala keterbatasan perangkat TIK. Selamat Berjuang! Tetap Semangat!

2 thoughts on “Manajemen Kelas dengan Jumlah Komputer Terbatas

  1. hardo Maret 12, 2008 pukul 7:48 am Reply

    Salam kenal,…
    Saya seorang guru di SMK Negeri 10 semarang, saya sangat tertarik dengan jurusan informatika dan komputer di UNISSULA, tahun 2008/2009 insyaALLAH akan dibuka jurusan RPL ( Rekayasa Perangkat Lunak ). Mas Gora mbok saya dibantu, kalau ada alumni yang skill ” Pemrogramannya” OK dan mau mengabdikan diri untuk kemajuan bangsa dlm mendidik anak-anak bangsa, di SMK N 10 Semarang. Kalau ada acara-acara yang bau komputer mbok sekolahan saya diundang. Saya punya impian SMK Negeri 10 ” STM PERKAPALAN” yang dimata masyarakat memiliki image ” Sering tawuran” perlahan tapi pasti akan berganti menjadi ” SMK YANG BERHATI NURANI, BERTEKNOLOGI TINGGI”.
    3 bulan yang lalu lab komputer berisi komputer 386,…..alhamdulillah sekarang sudah ada 28 komputer P4 full Multimedia. Tapi SDM masih sangat tidak mendukung, mangkanya saya sering nongkrong didepan LAPTOP sambil baca “gora.edublogs.org” sebagai penyemangat saya belajar, wasalam, terimakasih mas GORA,…

  2. Gora Maret 12, 2008 pukul 9:02 am Reply

    Maksih banget pak udah mau mampir di gubuk saya, kebetulan besok bulan Mei di UNISSULA banyak acara yang berhubungan dengan informatika, nanti saya kabari plus sekolahnya kita undang. Untuk alumni kebetuln pada tahun ini kita baru meluluskan 2 (dua) orang sarjana teknik informatika jadi belum banyak yang bisa disalurkan🙂 tapi kalo mahasiswa sih, insyaallah ada banyak yang berpotensi. Selamat berjuang!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: