Laporan Seminar Open Source untuk Pendidikan di UNISSULA


Demi Haki, harga diri bangsa tergadaikan, kalimat tersebut sangat cocok untuk menggambarkan kondisi Indonesia saat ini. Semenjak diberlakukannya Undang-Undang Haki Tahun 2003 maka penggunaan, penyebarluasan dan perdagangan software komputer ilegal dapat dikenai sangsi hukum. Karena itulah banyak pihak, mulai dari kantor pemerintahan, BUMN dan perusahaan swasta serta institusi pendidikan melakukan belanja software legal untuk mematuhi Undang-Undang Haki. Ternyata, dari proses belanja (lisensi) dan biaya berlangganan software tersebut, milyaran rupiah tersedot keluar negeri setiap tahunnya. Hal ini merupakan dampak dari ketergantungan sebagian besar rakyat Indonesia terhadap software berbayar mulai dari sistem operasi, pengolah kata, spreadsheet, aplikasi presentasi, desain grafis dan lain sebagainya.

Seminar Open Source

Padahal kalau kita mau mencari dan belajar, di dunia maya (Internet) terdapat banyak sekali solusi software bebas lisensi yang sengaja disebarluaskan secara gratis, hal ini tentu saja akan banyak membantu menyelamatkan milyaran rupiah agar tidak terbang ke negeri seberang. Namun tampaknya sebagian besar dari pengguna komputer belum mengetahui tentang solusi tersebut. Untuk itu pada hari Rabu, tanggal 25 Juli 2007, Jurusan Teknik Informatika Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang mengadakan sebuah seminar bertajuk “Pemanfaatan Software Open Source untuk Dunia Pendidikan”. Acara yang dihadiri oleh sekitar seratus lima puluh peserta yang terdiri dari para guru dan siswa (SMP, SMU dan SMK) se-Kodya Semarang, mahasiswa, dan anggota komunitas Linux ini bertujuan untuk mensosialisasikan solusi software bebas dan berkode sumber terbuka yang disebut sebagai FOSS (Free Open Source Software) di lingkungan pendidikan. Karena sifatnya yang bebas dan berkode sumber terbuka, maka software ini dapat dikembangkan kembali dan dirubah kode programnya untuk disesuaikan dengan kebutuhan

Moch. Taufik, ST, MIT selaku ketua pantia menjelaskan bahwa acara yang terselenggara berkat kerjasama Jurusan Teknik Informatika UNISSULA dengan Depdiknas Kota Semarang, PT. Telkom Kandatel Semarang, Majalah InfoLINUX dan NEC (perusahaan produsen notebook) ini sengaja diselenggarakan untuk menggairahkan kembali semangat IGOS (Indonesia Goes Open Source) yang dicanangkan oleh pemerintah beberapa tahun yang lalu. Lewat program IGOS pemerintah berharap kemandirian bangsa dapat tumbuh untuk melepas ketergantungan terhadap software propertiary yang menyedot banyak uang negara.

Sejak dini anak-anak harus dikenalkan pada pentingnya hak cipta intelektual (Haki), hal itu sebenarnya telah ada dalam kurikulum pendidikan yang ada sekarang, yang disubstitusikan dalam mata pelajaran TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Ironisnya, meski para guru di sekolah mengajarkan tentang Haki, namun tetap saja software yang digunakan dalam pengajaran adalah software bajakan, tutur Ir. Rusmanto, MM, Pimpinan Redaksi InfoLINUX yang hadir sebagai pembicara. Kurikulum mata pelajaran TIK berbasis software open source akan menjawab itu semua. Haki akan ditegakkan dan ketergantungan penggunaan software berbayar secara lebih dini dapat diantisipasi, ungkap Aktivis Linux yang akrab dipanggil Mas Rus ini.

Para staf pengajar banyak mengajarkan siswanya menembak lalat menggunakan meriam, artinya banyak para pengajar yang menggunakan aplikasi hebat dan berharga mahal untuk fungsionalitas yang sederhana, padahal untuk fungsionalitas yang sama bisa dilakukan menggunakan software open source. Dalam dunia perkuliahan, khususnya untuk komputasi numerik, mahasiswa lebih akrab dengan aplikasi Mathlab dibandingkan Scilab, padahal dengan fungsionalitas yang sama, aplikasi Scilab dapat secara mudah didapatkan tanpa harus membayar lisensi (gratis) ungkap Winastwan Gora S, ST, MT, salah satu pembicara yang berprofesi sebagai dosen Teknik Informatika UNISSULA. Beliau menambahkan bahwa untuk memudahkan belajar Linux dan open source, maka UNISSULA membagikan 200 keping CD (Compact Disc) Sulax (Sultan Agung Linux) versi Edukasi kepada semua peserta seminar. CD tersebut berisikan sistem operasi dan paket aplikasi untuk pendidikan. Para peserta dapat langsung mencoba menggunakan Linux dan aplikasinya tanpa harus repot melakukan instalasi karena sistem ini dapat langsung dijalankan lewat CD, tutur pembina Komunitas Dakwah Open Source (DOS) UNISSULA ini.

Dalam acara ini dilangsungkan pula peluncuran website pendidikan yang beralamat di www.blogpendidikan.com dan 10 (sepuluh) buah website SMP dan SMA oleh Rektor UNISSULA, Dr. dr. H. Rofiq Anwar, SpPA bersama dengan Deputi GM PT. Telkom Kandatel Semarang, Ir. Zaenal Abidin. Dalam kata pengantarnya Rektor UNISSULA menjelaskan bahwa website-website yang dibangun tersebut merupakan hasil kerja keras para mahasiswa Teknik Informatika UNISSULA yang sedang melakukan kegiatan Kerja Praktek (KP) di PT. Telkom Kandatel Semarang. Lewat kerjasama serupa nantinya akan dikembangkan inovasi-inovasi penerapan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) dalam aktivitas pembelajaran.

3 thoughts on “Laporan Seminar Open Source untuk Pendidikan di UNISSULA

  1. rony Agustus 8, 2007 pukul 10:10 am Reply

    ayo pak TI Unissula dan Sulax terus berinovasi…..bikin softw2 open source untuk dunia pendidikan…biar nda di apusi terus ma londo2….;-)

    selamet buat DOS yah….seminarnya sukses…..

  2. Gora Agustus 8, 2007 pukul 11:48 am Reply

    Thanks mas Rony… hayo laporan KPnya segera di selesaikan lho ya… ha..ha..ha… :))

  3. Pincoex September 5, 2007 pukul 11:57 pm Reply

    Hati2 sweeping bisa jadi lahan baru untuk pungli yang dilakukan oknum2 tertentu. juga jadi lahan baru untuk kriminal, ngaku2 dari aparat, eee ternyata cuma pengen ngembat cpu… dan ternyata bukan aparat… trus kalo dah gitu salah siapa?…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: