SULAX : Sultan Agung Linux – Bukan Kemoceng! Distribusi Linux dari UNISSULA


Beberapa hari ini penulis disibukkan dengan “mainan baru” sehingga belum sempat melalukan posting dan meng-update blog The Indiebrainer. Mainan baru tersebut adalah mengaktifkan kembali komunitas linux di Teknik Informatika UNISSULA yang kami beri nama DOS (Dakwah Open Source). Sebenarnya lebih dari setahun yang lalu DOS ini dibentuk, namun belum ada kegiatan rutin yang dilakukan. Ide untuk menggerakkan kembali aktifitas DOS ini muncul setelah penulis menghadiri Seminar JGOS 2007 di UGM Yogyakarta minggu kemarin. Paparan dari para narasumber seperti Mas Rusmanto (Pimred InfoLinux dan Ketua Yayasan Penggerak Linux Indonesia), Pak Bambang Prastowo (Aktivis Linux dan Kepala PPTIK UGM) serta Pak Budi Rahardjo (Blogger, Aktivis Linux dan Dosen ITB) begitu menggugah semangat yang setahun ini hilang.

Selama kurang lebih dua hari penulis telah menghubungi para aktivis DOS pendahulu seperti Desri dan Sam, kemudian penulis juga mengutarakan keinginan ini di depan kelas Jaringan Komputer pada saat perkuliahan berlangsung. Alhamdulillah, pada hari Rabu, 23 Mei 2007 kemarin pada pukul 13.00 penulis berhasil mengumpulkan 12 orang mahasiswa di kelas untuk membahas pengembangan DOS kedepan. Antusiasme ini diluar dugaan, karena penulis mengira forum ini hanya akan dihadiri oleh 5 orang mahasiswa saja.

Dalam forum tersebut disepakati pembentukan pengurus baru DOS dengan Ketua-nya Sam Fahriza. Penulis dalam DOS bertindak sebagai Pembina bersama rekan dosen Hud Munawar, ST, MT yang pada hari itu hadir pula untuk memberikan motivasi. Dalam acara tersebut penulis memaparkan pula tentang apa itu Opensource, apa itu Linux, dan lain sebagainya. Disepakati pula untuk membuat sebuah distribusi Linux buatan UNISSULA, semua yang hadir juga sepakat untuk memberi nama distro tersebut dengan nama SULAX yang merupakan singkatan dari Sultan Agung Linux. Kata SULAX sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Jawa “Sulak” yang berarti kemoceng atau alat pembersih yang dibuat dari kayu dan bulu unggas. Tag line dari SULAX ini adalah “Membersihkan Komputer dari Software Bajakan”. Di forum ini pula penulis mendemokan pembuatan (remastering) distro linux dalam 5 menit, hal ini bertujuan memberi gambaran singkat tentang pembuatan distro linux.

Tim pengembangan SULAX telah aktif melakukan pengembangan hari ini, tadi pagi penulis telah mengecek aktivitas mereka di ruang khusus sebagai laboratorium pengembangan, di lantai 2 gedung Fakultas Teknologi Industri, ternyata mereka sedang mempelajari tentang linux Slackware dan SLAX live CD yang kita gunakan sebagai pijakan pengembangan. Mengapa kita menggunakan platform Slackware untuk membuat distro turunan SULAX, mungkin karena ringan dan simpelnya distro ini.

Sebelum ini sebenarnya penulis telah berembug dengan Kepala UPT Komputer dan Teledukasi UNISSULA, Pak M. Taufik ST, MIT untuk merubah kurikulum IT-Literacy yang ada di UNISSULA dengan menggunakan software Open Source, karena sebelumnya mahasiswa diajarkan IT-Literacy menggunakan propertiary software semacam Windows dan MS. Office. Nah, nantinya SULAX akan dipakai menggantikan software-software tersebut. Hal tersebut merupakan langkah awal migrasi ke Open Source yang kita lakukan di UNISSULA, yakni dengan sistem migrasi bottom-up. Setelah hal ini berhasil maka proses migrasi akan berlanjut ke komputer-komputer yang ada di Biro Rektor. Semoga dapat bermanfaat! [The Indiebrainer]

8 thoughts on “SULAX : Sultan Agung Linux – Bukan Kemoceng! Distribusi Linux dari UNISSULA

  1. Yogie Mei 24, 2007 pukul 3:39 pm Reply

    Maju terus mas!!!
    SIP!!!

  2. sam Mei 24, 2007 pukul 4:33 pm Reply

    Demi kelancaran dokumentasi di Sulax project ini, team dokumentasi sudah membangun sebuah blog. Bisa dikunjungi di sulaxproject.wordpress.com
    Semoga blog ini menjadi sarana pendokumentasian proyek ini dengan baik. Dan mohon bimbingan dari para senior di DOS. Keep the spirit of ope source…!!!

  3. lia_iris Mei 24, 2007 pukul 4:36 pm Reply

    Semoga universitas lain dapat mengikuti untuk memajukan teknologi informasi indonesia…

  4. budi leksono Mei 24, 2007 pukul 6:40 pm Reply

    sukses mas…selamat buat tim pengembang SULAX…selamat berinovasi…

  5. Gora Mei 25, 2007 pukul 1:47 pm Reply

    Terima kasih atas semua dukungan yang diberikan…

  6. andex Mei 30, 2007 pukul 9:00 am Reply

    hidup open source……
    saya dukung banget atas pembuatan distro baru tersebut. semoga sukses SULAX-nya…..

    yang penting dalam pembuatan distro linux adalah pengembangan & perawatan distro linux dikemudian harinya.karena sekarang banyak muncul distro2 linux baru, tetapi kurang mendapatkan perhatian dikemudian harinya….tp itu bukan sebagai hambatan untuk terus maju…..
    semangat !!!! =)

  7. rony Mei 30, 2007 pukul 9:06 am Reply

    selamet mas…..DOS aktif lagi, semoga dengan SULAX benar-benar akan membumihanguskan keberadaan software-software bajakan khususnya yang ada di kalangan UNISSULA..dan menjadikan TI UNISSULA sebagai salah satu yang dapat di banggakan di dunia tekhnologi informasi indonesia……sukses bwt DOS 🙂

  8. rahmat Juni 14, 2007 pukul 7:16 pm Reply

    Sebelumnya Selamat atas terbentuknya program SULAX ini, semoga TI indonesia terus maju terutama Ti UNISSULA dan bisa bersaing dengan Universitas Negeri maupun swasta. Bukan mendirikan saja tapi buat kegiatan2 rutin tentang Ti. Maju Teruzzzz

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: