Pendidikan Guru, Saatnya Memproduksi Enterpreneur


Kemarin (16/1), The Indiebrainer beranjangsana dan bersilaturahmi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng. Ajang silaturahim ini dimaksudkan untuk menjalin hubungan kerjasama sekaligus berdiskusi tentang tren pendidikan profesi guru sekarang ini. Dari kampus kaligawe kami berangkat bersama Bapak Rektor UNISSULA, Wakil Rektor II, perwakilan dari Fakultas Agama Islam, yang diwakili oleh Bapak Dekan beserta struktural lainnya. Di kantor Dinas P&K Jateng, di jalan Pemuda Semarang, rombongan kami disambut oleh Bapak Widadi, SH selaku Kepala Dinas P&K Jateng beserta staff.

Yang menarik dari diskusi yang kami lakukan adalah wawasan yang diberikan oleh Pak Widadi, SH dimana sebenarnya di wilayah Jawa Tengah ini tidak kekurangan tenaga pengajar, malahan jumlahnya kini berlebih. Sehingga pendidikan penghasil tenaga guru saat ini harus berfikir bagaimana meng-create tenaga guru yang kompetitif. Saat ini hampir semua institusi pendidikan guru bertujuan mencetak tenaga pengajar yang bekerja untuk lembaga pendidikan formal (sekolah swasta dan negeri), namun belum terfikirkan bagaimana mencetak tenaga guru untuk berkecimpung di bidang pendidikan non-formal dan juga berperan sebagai enterpreneur (wirausahawan/wati).

Selama ini para mahasiswa hanya berfikir bagaimana mereka dapat menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil) mengisi formasi guru yang ada, padahal untuk tahun ini sampai tahun 2009 formasi PNS untuk guru hanya di prioritaskan untuk pengangkatan tenaga honorer yang saat ini jumlahnya ribuan di Indonesia. Jadi sampai tahun 2009 tidak tersedia formasi PNS bagi para lulusan pendidikan guru. Jadi siap-siap saja bagi pendidikan guru di Jawa Tengah khususnya untuk memproyeksikan lulusannya menjadi guru swasta dan enterpreneur dalam pendidikan non-formal. [The Indiebrainer]

2 thoughts on “Pendidikan Guru, Saatnya Memproduksi Enterpreneur

  1. helgeduelbek Januari 18, 2007 pukul 2:55 pm Reply

    Untuk bidang tertentu di wilayah kalimantan tengah masih banyak kekurangan pak, andai mereka mau menyebrangi lautan untuk mengabdikan diri untuk pendidikan manusia.

  2. gora Januari 18, 2007 pukul 3:09 pm Reply

    butuh keberanian memang…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: