“Maaf”, Hanya Sumbang Saran Untuk Lomba Blog 2006 yang Diselenggarakan Oleh Telkom dan Loenpia.Net


Logo Lomba Blog 2006Loenpia.Net dapat tawaran dari Telkom untuk menyelenggarakan sebuah kompetisi blog? Wow! It’s amazing, ini sebuah tawaran yang sangat menarik. Setelah mendapatkan tawaran tentunya para dedengkot Loenpia akan segera merespon, untuk kemudian mereka berapat ria untuk menentukan jadwal pelaksanaan kompetisi, kriteria penilaian dan tentu saja menentukan siapa yang kelak layak menjadi juri-nya. Saya yakin rekan-rekan panitia akan sangat berhati-hati untuk mempersiapkan acara ini. Sebab peserta kompetisi adalah para blogger, orang-orang yang terbiasa kritis, berusaha menuliskan apa yang ada di kepala mereka seadanya, tidak takut dikomentari serta memiliki percaya diri yang tinggi. Kalaupun nanti di akhir acara kompetisi mereka melihat ada sesuatu yang ganjil, maka informasi akan cepat tersebar karena mereka memiliki wadah publikasi independent (lewat blog masing-masing) dan akan menjadi catatan abadi di Internet. Untuk itu perlu persiapan matang agar nantinya tidak menimbulkan pergunjingan di dunia maya.

Lihatlah kompetisi Blog Award 2000, lihat berapa lama komunitas blogger berdiskusi dalam forum diskusi yang disediakan untuk menyiapkan acaranya, lihat pula bagaimana cara mereka coba sosialisasikan kompetisi yang akan dibuat. Karena mereka tidak ingin event yang nantinya dibuat menjadi sia-sia (muspro … orang jawa bilang). Sangat menarik apabila waktu pelaksanaan dijadwalkan selama 3 (tiga) bulan, dengan perincian, 1 (satu) bulan persiapan, 1 (satu) bulan publikasi dan sosialisasi dan 1 (satu) bulan waktu penilaian. Kenapa harus selama itu? Jawabannya ada pada penjelasan-penjelasan berikut ini.

Tema? Itulah pertama kali yang terbesit dalam pikiran saya. Apakah karena saat ini adalah bulan Ramadhan yang dekat dengan Idul Fitri, sehingga layak untuk mengangkat tema ”MEMAAFKAN”?. Saya kira dengan tema tersebut akan menjadikan kompetisi memiliki segmen peserta yang lebih sempit, terlalu sempit untuk sebuah kompetisi blog. Penulis hanya menyarankan pada panitia agar membuat tema yang lebih universal dan tidak bergantung waktu. Pikiran kita jangan sampai dibelenggu oleh waktu, mencoba memanfaatkan momen sesempit ini untuk menyelenggarakan sebuah kompetisi. Kenapa sempit? Ketika lebaran tiba, berarti akan banyak hari libur, baik siswa/i sekolah, mahasiswa maupun pekerja kantoran. Hari-hari seperti ini bukanlah saat yang idela untuk melakukan publikasi dan sosialisasi. H+7 biasanya mereka sudah mulai aktif dengan aktifitasnya, baik kerja maupun sekolah. Tapi kalau cuma ingin membuat sebuah kompetisi yang ecek-ecek (sekedar ada) sih, ya.. silahkan saja… manut saja sama penggagas acara… Tapi kalau mau membuat kompetisi bergengsi, mungkin harus berfikir 20 (dua puluh) kali….

Dari banyak pertanyaan diatas, tentulah yang terpenting adalah menentukan kriteria dan model penilaian, karena proses inilah yang nantinya paling menentukan siapakah yang nantinya layak menjadi juara. Pertama, kriteria penilaian,… dalam menilai sebuah blog perlu kita bagi menjadi dua pokok bahasan utama yakni konten dan tampilan. Konten berhubungan dengan isi, berupa kualitas tulisan, kekayaan kategori, variasi media yang dimasukkan (image, audio dan video), banyaknya fasilitas yang ditawarkan (dengan penambahan berbagai plugin), serta seberapa jauh tulisan memberi manfaat dan pengaruh terhadap orang lain. Kriteria kedua adalah tampilan, berupa keindahan grafis dan kemudahan pengguna dalam mengakses.

Penilaian selayaknya tidak terbelenggu pada tema (misalnya ”MEMAAFKAN”) karena peserta akan berlomba-lomba kejar tayang membuat konten yang sesuai dengan tema kompetisi. Padahal, blog merupakan media curahan hati si pemiliknya, ada baiknya menilai konten secara global, bukan sesempit itu. Blogger akan menuliskan semua yang mereka sukai dalam blognya, mereka membuat banyak kategori untuk tulisan-tulisannya tersebut.

Sedangkan model penilaian dapat dilakukan dengan cara penilaian satu pihak oleh Juri yang ditunjuk panitia, atau penilaian dua pihak, yaitu penilaian oleh Juri dan mengikutsertakan pengguna internet untuk melakukan penilaian. Untuk pilihan kedua ini, panitia dapat menggunakan media web untuk melakukan penilaian secara polling atau menyediakan fasilitas polling menggunakan SMS. Untuk penilaian model ini harus ditentukan pembagian porsi atau bobot nilai, misalnya juri 50% dan hasil polling 50%.

Sedikit gambaran, mengenai kategori yang dilombakan, kompetisi dapat dibagi dalam kategori interest, misalnya Kategori Information Technology (bagi blog-blog yang banyak membahas tentang teknologi informasi), Economics, Social & Politics, Health, Psychology, Culture, Food (Flog – Foodlog), Vlog (Video Blog), Travel, Photo Blog, Religion, dan masih banyak lagi. Untuk blog yang tidak dapat dikategorikan dapat dimasukkan dalam kategori Lain-Lain.

Menurut saya event ini layak sebagai pembelajaran, dengan belajar menyelenggarakan event diharapkan kedepannya dapat menjadi lebih baik. Sebagai anggota komunitas Loenpia.Net mari kita dukung sepenuhnya lomba ini. Mari kita lihat hasil dari lomba ini, untuk kemudian kita evaluasi demi kemajuan bersama. Good working friend!!!

2 thoughts on ““Maaf”, Hanya Sumbang Saran Untuk Lomba Blog 2006 yang Diselenggarakan Oleh Telkom dan Loenpia.Net

  1. budiyono November 12, 2006 pukul 10:55 pm Reply

    Terima Kasih Mas Gora atas masukkannya. Sungguh, kami sangat menghargai sekali. saya akan mencoba menangapi sebisanya karena saya juga termasuk panitia.

    tentang perencanaan
    pertama kegiatan ini dulunya dimaksudkan untuk kegiatan pengisi bulan ramadhan, tetapi karena tentu saja tidak mungkin melakukannya dalam waktu ramadhan saja, maka dibuatlah timeline seperti sekarang ini.

    tentang tema
    tema saya rasa perlu untuk scope lomba ini, tema sebetulnya banyak yang ingin kita eksplor mas, misalnya perkembangan IT di Semarang dsb berhubung kita ingin melibatkan semua bloger, bukan hanya satu segmen saja misalkan orang dunia IT dsb. dan pemilihan tema Memaafkan itu tentu saja masih ada kaitannya sama Idul Fitri, lagipula yang namanya tema kan bisa berkembang nantinya bukan.

    Bener kata Mas, lomba ini paling tidak adalah pembelajaran kita. Terus terang saya salut kepada komunitas di Semarang yang akhir akhir ini sering ada kegiatan seperti ini walau dengan segala keterbatasannya. Mengingat setahun yang lalu, di mana Semarang nyaris tak terdengar di kancah seperti ini. Diharapkan (dan tentu saja) Kegiatan seperti ini pada masa mendatang akan lebih baik lagi, tentu saja sejalan dengan pertumbuhan IT di Semarang yang lebih baik lagi, seperti penetrasi internet yang lebih tinggi dsb.

    Tentang kategori dan penilaian
    Kategori masih berkaitan dengan tema, karena lomba ini memakai sebuah tema maka kategori di sini tidak perlu. Tentu, terpikir juga untuk membagi berdasarkan kategori dan bahkan berdasarkan kualitas teknis, seperti desain dsb.. karena pihak penyelenggara mempunyai keterbatasan hal tersebut terpaksa tidak bisa kami terapkan.

    Tentang Blog Award 2006 (bukan 2000)
    ini merupakan contoh kegiatan dengan scala yang lebih besar, tentu persiapannya pun lebih banyak. Sebagai salah satu koordinator daerah, saya juga sangat berharap kelanjutan acara tersebut dan mudah2an nanti nama acaranya tidak terpaksa ganti jadi 2007…

    mohon dukungannya dan sukses buat semuanya!🙂

  2. gora November 15, 2006 pukul 3:26 pm Reply

    Sori salah nulis boss! ho o harusnya Blog Award 2006 (bukannya 2000). Sukses buat penyelenggara dan para blogger Semarang…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: