Semarang Banjir!


Hujan pada beberapa hari kemarin sempat melumpuhkan kegiatan kota Semarang. Mulai hari Kamis sampai dengan Sabtu sore, kota Semarang diguyur hujan tanpa henti, akibatnya beberapa wilayah di Semarang tergenang banjir. Untungnya tempat tinggal saya berada di wilayah Semarang atas, tapi lokasi kampus UNISSULA yang berada di kawasan kota bawah otomatis terendam banjir. Meskipun air tidak sampai masuk kedalam kampus (hanya di jalan raya saja) tetapi musibah tersebut berakibat pada gagalnya beberapa acara kantor. Saya tidak jadi berangkat ke Bandungan pada Jumat pagi karena teman saya (Pak Gunawan) yang mencoba mengambil mobil fakultas untuk transportasi ke Bandungan terjebak banjir!. Pokoknya kawasan bawah sulit untuk diakses. Untungnya hujan berhenti pada Sabtu sorenya, tapi genangan air di kawasan bawah hari ini sudah ngga terlihat. Banjir yang datang kali ini menuntut kita untuk tetap menjaga alam ini. Kawasan Semarang atas sebagai daerah resapan air, kini sudah penuh dengan hunian. Minimnya pepohonan di kawasan atas menyebabkan lumpur/tanah akan dengan mudah terbawa air hujan, sehingga endapan lumpur di sungai Banjir Kanal Barat dan Timur cepat menumpuk. Endapan ini berakibat pada menyempitnya aliran sungai di kedua sungai. Kondisi air laut yang pasang juga merupakan salah satu penyebab terjadinya banjir, karena air bah dari sungai sulit masuk ke laut. Semarang riwayatmu kini…. Klik halaman ini dan ini untuk melihat foto-foto banjir kali ini hasil jepretan wartawan Suara Merdeka.

%d blogger menyukai ini: