Edupunk?, Yeah It’s Me!!! Juni 23, 2009
Posted by gora in Active Learning, Blogging, Classroom 2.0, Creative Idea, DIY Project, Diary, E-Learning, Education, Information Technology, Just For Fun, M-Learning, Open Source, Telecommunication, Web 2.0.Tags: Classroom 2.0, DIY, do it yourself, education 2.0, education technology, edupunk, Web 2.0
add a comment
Ketika melihat pertama kali kata “Edupunk” pikiran saya langsung tertuju pada sebuah aliran musik rock yang pernah saya gandrungi pada masa-masa SMA dulu. Ya! Punk! sebuah aliran musik yang etos dan semangatnya dapat kita bawa dan contoh dalam kegiatan belajar mengajar. Ketika pertama kali mendapati kata ini di Wikipedia, saya begitu penasaran, hingga menghabiskan banyak waktu saya untuk menyusuri jejak Edupunk ini di dunia maya. Kata “Edupunk” pertama kali digunakan oleh Jim Groom pada 25 Mei 2008 dalam blog-nya.
Jim Groom mengartikan Edupunk ini sebagai pendekatan dalam praktek belajar mengajar yang dihasilkan dari sikap DIY (Do It Yourself). Stephen Downes mengidentifikasi 3 (tiga) aspek dari pendekatan Edupunk ini, yaitu :
Reaksi melawan komersialisasi pendidikan dan kapitalisme teknologi pendidikan
Sikap kemandirian dan kreativitas guru/siswa dalam Do It Yourself (DIY)
Berfikir dan belajar untuk diri sendiri
Jim Groom mengartikan hal ini sebagai upaya perlawanan terhadap komersialisasi LMS (Learning Management System) yang berharga sangat mahal di lingkungan tempatnya mengajar, yang menggunakan Blackboard sebagai LMS-nya dengan cara menggali kreativitas dengan memanfaatkan tool-tool web 2.0 gratis serta teknologi Open Source yang tersebar di jagad maya seperti Wikipedia, Blog, dan lainnya.
Semangat berkreatif dan mandiri seperti halnya sikap Do It Yourself inilah yang harusnya tertanam dalam benak para pengajar modern kita. Lewat berbagai keterbatasan yang ada mereka haruslah menjadi kreatif untuk mendapatkan solusi untuk tetap mengintegrasikan teknologi informasi dalam ruang kelas lewat cara yang murah dan mudah untuk dilakukan oleh siapapun.
Kata ini bukan berarti mengada-adakan istilah baru dari sesuatu yang telah ada. Bagaimanapun juga pola dan sikap kemandirian dan kreativitas ini telah ada sebelumnya (mengingat banyak pula yang tidak menyukai istilah ini). Namun ketika melihat kata ini, asyik juga untuk mengulasnya dalam blog ini. Thanks to Jim Groom as “The Edupunk Poster Boy!”.
Penghargaan Untuk Para Penggiat Blog ApaKabar PSBG Januari 9, 2009
Posted by gora in Blogging, Creative Idea, Creative Ideas, Diary, Education, Information Technology, Workshop.Tags: pendidikan dasar, pengembangan profesional guru, publikasi
add a comment

Dalam acara PSBG Award, sebuah acara yang mengkompetisikan kreativitas PSBG yang ada di Indonesia dilangsungkan pula penyerahan penghargaan untuk para penggiat blog ApaKabar PSBG. Pemberian penghargaan tersebut dilakukan untuk mengapresiasi kerja keras para guru yang telah mendedikasikan diri, aktif mengirimkan tulisan dalam blog pendidikan ini.
Tiga orang yang mendapatkan penghargaan tersebut adalah saya, Winastwan Gora (Education Technology Officer DBE2 Jakarta) yang telah membuat dan mengembangkan blog ini, kemudian Bapak Sunarto (District Learning Coordinator DBE2 Jawa Tengah) dan Amir Mallarangan (District Learning Coordinator DBE2 Sulawesi Selatan) yang waktu itu diwakili oleh seorang Ibu Master Teacher Trainer DBE2 Sulawesi Selatan karena beliau berhalangan hadir.
Tips Mempercepat Koneksi Internet Desember 25, 2008
Posted by gora in Blogging, Creative Idea, Education, Information Technology, Internet Service, Mobile Review, Software, Telecommunication.Tags: internet cepat, mempercepat koneksi internet
6 comments
Jika saat ini anda merasa koneksi 3G yang didapatkan masih kurang stabil, atau di beberapa tempat kadang anda hanya mendapatkan sinyal GPRS, maka anda wajib mencoba tips yang satu ini. Koneksi internet yang ada sekarang dapat diakselerasi kecepatannya dengan berbagai cara. Lewat blogwalking, saya mendapatkan beberapa cara untuk mempercepat koneksi internet, ya lumayan lah… ada 2 (dua) cara yang saya pakai, yang pertama adalah menggunakan layanan Hemat.Net dan yang kedua menggunakan metode SSH Tunnelling. Ngga percaya? Buktikan sendiri khasiatnya… Gambar disamping merupakan bukti setelah saya mencoba melakukan test menggunakan koneksi GPRS dengan tips ini, silahkan baca lanjutan artikel ini….
Menyisipkan Materi Kewirausahaan dalam Perkuliahan November 27, 2008
Posted by gora in Active Learning, Blogging, Classroom 2.0, Creative Idea, Diary, E-Learning, Education, Information Technology, Internet Service, Opinion, Software, Technopreneur.Tags: E-Commerce, learning activity, multimedia, online store, PBL, problem based learning, project based learning, soft skills
2 comments
Dalam beberapa perkuliahan, saya berusaha untuk menyisipkan materi kewirausahaan sebagai inisiatif membekali para mahasiswa dengan kemampuan soft skills. Pembekalan kemampuan wirausaha tersebut tidak terpisah menjadi mata perkuliahan sendiri, melainkan terintegrasi dengan mata kuliah yang ada. Lantas bagaimana mekanisme integrasinya? Biasanya dalam perkuliahan, saya skenariokan mereka berkelompok, lalu membagi peran, misalnya dalam mata kuliah e-Commerce, dimana mereka di skenariokan membuat sebuah perusahaan lalu mengembangkan arah usaha mereka dengan mengimplementasikan e-Commerce, salah satunya dengan membangun Online Store/Toko Online dan menjual barang dan jasa mereka lewat Internet.
Dalam kelompok tersebut masing-masing anggota kelompok memiliki perannya masing-masing. Terdapat banyak posisi peran yang disesuaikan dengan realitas dan tugas yang ada di perusahaan sesungguhnya. Misalnya CEO/Direktur yang bertugas memimpin dan mengkoordinasikan jalannya perusahaan, lalu Web Designer yang bertugas merancang tampilan toko online nantinya, serta peran-peran lain yang dapat dibuat sesuai dengan jumlah anggota kelompok.
Menjajal Keperkasaan Indosat M2 Broom Unlimited November 2, 2008
Posted by gora in Blogging, Creative Idea, Diary, Education, Information Technology, M-Learning, Mobile Review, Telecommunication.Tags: 3.5G, 3G, communication, HSDPA, indosat, internet, mobile internet, UMTS
21 comments
Setelah dikecewakan oleh layanan Telkomsel FLASH yang kurang stabil, akhirnya saya memutuskan untuk berpaling untuk mencoba keperkasaan layanan koneksi Internet mobile yang lain. Pilihan saya jatuh ke layanan baru dari Indosat M2 dengan produk Broom Unlimited. Broom Unlimited merupakan layanan unlimited broadband prabayar tanpa pembatas volume download. Sebagai gambaran singkat, pengguna dapat melakukan surfing internet 24 jam sehari selama 1 bulan penuh hanya dengan Rp. 100.000,- Murah bukan?
Bagi pengguna yang telah memiliki modem/datacard 3G/HSDPA, layanan Broom Unlimited dapat dinikmati dengan terlebih dahulu membeli starter pack yang berisikan USIM, voucher perdana senilai Rp. 150.000,-. Dengan harga tersebut, pelanggan dapat mengakses internet sepuasnya dengan kecepatan hingga hingga 256 Kbps. Apabila pelanggan telah mencapai volume 2GB, kecepatan akan disesuaikan menjadi 64 Kbps selama perhitungan sisa waktu dalam periode masa aktif. Broom Unlimited dapat diisi ulang dengan nominal voucher sebesar Rp. 100.000. Kemudian kecepatan akan kembali normal hingga 256Kbps di awal waktu periode masa aktif berikutnya.
17 Minggu Indiebrainer Junior Oktober 7, 2008
Posted by gora in Blogging, Diary.Tags: baby, daily activity, Diary
11 comments
Tadi siang saya mengantar istri untuk periksa kandungan di RS. Telogorejo Semarang. Alhamdulillah saat ini usia kandungan istri berumur 17 minggu, atau kurang lebih 4 bulan. Senang sekali rasanya bisa melihat Indiebrainer Jr. dari monitor USG, terlihat jelas detak jantung sang bayi yang masih berbobot 179 gram tersebut. Mohon do’a dari semua pembaca blog The Indiebrainer, semoga sang bayi dan ibunya dalam keadaan sehat sampai proses kelahiran nantinya.
Buka Bersama Warga Dakwah Open Source September 26, 2008
Posted by gora in Blogging, Creative Idea, Diary, Education, GNU/Linux, Information Technology, Islam, Open Source, Software.Tags: kelompok studi linux, open source community, SULAX
add a comment
Beberapa waktu yang lalu tepatnya pada hari Selasa, 16 September 2008 seluruh warga Dakwah Open Source (DOS) Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang menyelenggarakan acara buka bersama. Acara bertempat di E-Plasa, Simpang Lima ini dihadiri oleh 20an anggota DOS dari jurusan Teknik Informatika UNISSULA. Inilah momen yang ditunggu-tunggu selama ini, karena komunitas ini belum sempat melaksanakan pertemuan selama beberapa bulan.
Namun demikian, meski jarang bertemu, para anggotanya masih aktif dalam berkomunitas dan berkarya, terbukti dari salah satu proposal anggotanya lolos dalam PKM Kewirausahaan. Selain itu dalam ajang AKOSS (Ajang Kreasi Open Source Software) di ajang PIMNAS kemarin, distro SULAX (Sultan Agung Linux) yang dibuat komunitas ini berhasil menyabet juara 2 (dua) di kategori distro.
Selain saya, hadir pula dalam acara buka bersama tersebut Pak Taufik dan Pak Hud Munawar yang beperan sebagai pembina di komunitas ini. Satu persatu kami memberikan motivasi ke mahasiswa untuk selalu belajar dan berbagi ilmu kepada orang lain. Kami berharap bahwa komunitas ini mampu menjadi wadah bagi mereka untuk membekali diri dalam dunia kerja, selain itu kami juga berpesan bahwa wadah ini juga merupakan ladang anda untuk berbagi ilmu dengan yang lain. Dalam diskusi yang ada, kami berencana untuk aktif kembali dan menyelenggarakan pelatihan dalam waktu dekat. Terima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa yang telah bersusah payah mempersiapkan acara ini. Semangat!!!!


Alhamdulillah di tahun ini Allah S.W.T masih memberi kami sekeluarga begitu banyak nikmat. Salah bila kita sebagai umatnya melupakan untuk bersyukur atas karunia yang telah diberikan selama ini. Fabiayyi aalaaa irobbikuma tukadzibaan, maka nikmat Tuhanmu manakah yang akan kau dustakan? Ayat Al-Quran yang diulang sebanyak 30 (tiga puluh) kali dalam surat Ar-Rahman ini menandakan bahwa kepada-Nya lah kita seharusnya bergantung, dan senantiasa bersyukur atas semua nikmat yang tanpa sadar kita dapatkan.







